LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Bahas Koopsussgab, Panglima dan Pati TNI raker dengan Komisi I

Kemudian, tampak hadir juga Komandan Jendral Kopassus Mayjen TNI Eko Margiyono, dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Joni Supriyanto.

2018-05-24 14:05:11
Komando Operasi Khusus Gabungan
Advertisement

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama dengan sejumlah Perwira Tinggi (Pati) militer terlihat mendatangi Komisi I DPR. Mereka tiba sekira pukul 13.30.

Pantauan di lapangan, selain Panglima, Pati yang ikut hadir yakni Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana Siwi Sukma Adji bersama Laksamana Ade Supandi, Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna.

Kemudian, tampak hadir juga Komandan Jendral Kopassus Mayjen TNI Eko Margiyono, dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Joni Supriyanto.

Advertisement

Saat disinggung akan membahas komando operasi khusus gabungan (Koopsussgab), Panglima tersenyum dan menjawab singkat.

"Nanti kalau sudah resmi, saya akan sampaikan," ucap Marsekal Hadi tanpa menjelaskan lagi apa yang dimaksudkannya, di ruang Komisi I DPR RI, Jakarta, Kamis (24/5).

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi I DPR dari Fraksi Partai Golkar Satya Widya Yudha, mengatakan, Raker hari ini dengan kehadiran Panglima dan sejumlah Pati guna menanyakan niatan pemerintah membentuk Koopsussgab.

Advertisement

"Agenda rapat sekarang guna membahas isu aktual, terutama berkaitan dengan niatan pemerintah membentuk Koopsussgab. Itu yang paling utama, kita juga undang dari Badan Siber Nasional (BSSN)," kata Satya.

Dia Juga menuturkan, Raker ini juga untuk mengetahui apakah Koopsussgab itu sudah berjalan atau baru sebatas wacana.

"Betul, bukan hanya jadi diaktifkan, tapi bentuknya bagaimana, operasionalisasinya bagaimana, isinya bagaimana," jelas Satya.

Dia mengatakan, dengan adanya Koopsussgab ini, juga bisa berkembang dengan adanya revisi Undang-undang TNI. "Bisa berkembang kesana," katanya.

Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber : Liputan6.com

Baca juga:
Agum Gumelar: Intelijen kuat tapi belum terkoordinir dengan baik
Koopssusgab wujud negara hadir jamin keamanan warga dari teror
Moeldoko jelaskan pentingnya Koopsusgab dalam tangani terorisme
Kapolri sebut pelibatan TNI tangani teroris mirip Operasi Tinombala
Fadli Zon nilai Koopsussgab cuma hamburkan uang negara
Wapres JK sebut Koopsussgab TNI beroperasi sesuai kebutuhan

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.