Aziz Qahhar: Fungsi wakil gubernur adalah melakukan pengawasan
Menurutnya, dengan wewenang tersebut wakil gubernur dapat melihat perkembangan di kabupaten/kota terkait kinerja SKPD dalam meningkatkan kemampuan masyarakat.
Calon wakil gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar menekankan pentingnya tugas wakil gubernur dalam sebuah sistem pemerintahan yaitu melaksanakan pengawasan dan memastikan pembangunan berjalan sesuai aturan yang telah ditetapkan dalam UUD Nomor 23 Tahun 2016.
"Fungsi wagub adalah melakukan pengawasan. Bagaimana memastikan pembangunan di kabupaten/kota menjadi berkelanjutan sesuai dengan kelestarian lingkungan hidup. Hal itu tercantum dalam UUD 23 tahun 2016 yaitu mengontrol dan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan SKPD," katanya belum lama ini.
Menurutnya, dengan wewenang tersebut wakil gubernur dapat melihat perkembangan di kabupaten/kota terkait kinerja SKPD dalam meningkatkan kemampuan masyarakat. UUD tersebut menerangkan tugas gubernur dalam melaksanakan kegiatan dan wagub melihat yang telah dikerjakan SKPD sehingga tidak ada kegiatan yang tidak terkontrol.
"Wagub wajib membantu kepala daerah dalam memimpin pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah. Juga memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah," terangnya.
Menurut Aziz, dengan demikian evaluasi dapat lebih jelas dilaksanakan sebab merupakan kewenanan pemda untuk memberikan evaluasi dan penilaian. Konteksnya, fungsi tersebut merupakan kewenangan pemerintah Sulsel untuk memastikan tidak ada pelanggaran dalam proses pembangunan.
Aziz menekankan pentingnya sebuah komitmen bersama untuk saling mengerti posisi dan porsi masing-masing dalam sistem pemerintahan. Bagaimana gubernur dan wakil gubernur mampu menempatkan diri pada fungsi dan tugas sesuai aturan yang telah ditetapkan.
"Memang ini perlu komitmen dan kejujuran bersama. Kemampan untuk menempatkan diri. Wagub bukan gubernur jadi harus tahu diri. Dan sebaliknya gubernur juga harus sadar jika wagub memiliki tugas yang sama pentingnya," tambahnya
Kendati demikian, senator 3 periode tersebut menekankan jika dirinya dipertemukan dengan NH karena satu hal yaitu bukan siapa yang mendapat apa akan tetapi rakyat akan mendapatkan apa. NH-Aziz juga dipertemukan dengan ideologi dan visi misi membangun dan mengabdi di kampung halaman.
"Cuma tidak mungkin ada dua gubernur. Bagi kami, yang penting jika kami memimpin, rakyat mendapat apa," tutupnya.
(mdk/hrs)