LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ayah Siswa Tewas Jatuh dari Lantai Delapan Temukan Kejanggalan Pesan WA Anaknya

Benny Yusuf mengatakan, ada keanehan pesan WhatsApp yang dikirimkan anaknya kepada ibunya sesaat sebelum ditemukan tewas di halaman sekolah. Benny mengungkapkan isi pesan anaknya adanya kata "Anda", padahal dikirim ke ibunya.

2023-05-28 20:30:00
Penemuan mayat
Advertisement

Ayah siswa yang tewas terjatuh dari lantai delapan Gedung Sekolah Menengah Pertama (SMP) Athirah Makassar, Benny Yusuf Nurdin menemukan kejanggalan pada pesan WhatsApp yang dikirimkan anaknya ke ibunya. Pesan tersebut dikirimkan BNY ke ibunya sebelum ditemukan tewas terjatuh di halaman sekolah.

Dia mengatakan, ada keanehan pesan WhatsApp yang dikirimkan anaknya kepada ibunya sesaat sebelum ditemukan tewas di halaman sekolah. Benny mengungkapkan isi pesan anaknya adanya kata "Anda", padahal dikirim ke ibunya.

"Aneh, kirim pesan ke Ibunya ada pakai kata Anda," katanya kepada wartawan, Minggu (28/5).

Advertisement

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Kementerian Perhubungan Provinsi Banten ini juga menyoroti transparansi Sekolah Islam Athirah tempat anaknya menuntut ilmu. Alasannya, sekolah belum memberikan penjelasan secara langsung.

"Saya sebagai orang tua murid sama sekali belum dapat penjelasan langsung dari sekolah," jelasnya.

Advertisement

Benny mengaku terpukul saat mendapatkan kabar anaknya meninggal di sekolah. Bahkan, ia mengaku trauma dan belum kuat untuk datang ke sekolah anaknya.

"Saya masih kondisi berduka. Saya belum kuat untuk datang ke sekolah anak saya," akunya.

Terpisah, Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Besar Makassar, Ajun Komisaris Besar Ridwan JM Hutagaol mengaku masih menyelidiki terkait kematian BNY, termasuk kecurigaan keluarga korban soal adanya kejanggalan. Ridwan menyebut saat ini sedang berusaha memeriksa telepon seluler BNY yang sudah dalam kondisi rusak parah.

"Kita masih telusuri soal itu (pesan WhatsApp korban ke ibunya). Soalnya handphone korban tidak bisa dibuka dan rusak," bebernya.

Ia menambahkan masih mengusahakan agar data-data yang ada di telepon seluler korban bisa diperiksa untuk penyelidikan.

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.