LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Awasi Pelayanan kepada Pasien Covid-19, Bupati Garut Akan Berkantor di RSUD Slamet

Bupati Garut Rudy Gunawan berencana untuk berkantor di RSUD dr Slamet Garut. Dia ingin mengawasi langsung pelayanan pasien Covid-19 di rumah sakit itu.

2021-07-13 21:29:00
Covid-19
Advertisement

Bupati Garut Rudy Gunawan berencana untuk berkantor di RSUD dr Slamet Garut. Dia ingin mengawasi langsung pelayanan pasien Covid-19 di rumah sakit itu.

Rudy mengatakan, Pemerintah Kabupaten Garut akan terus berupaya maksimal dalam penanganan Covid-19. Harapannya, masyarakat agar mendapatkan penanganan medis dengan optimal.

Dia berencana berkantor di RSUD dr Slamet karena mendapat sejumlah keluhan terkait pelayanan di fasilitas kesehatan itu.

Advertisement

"Kalau ada hal-hal yang menghambat orang masuk ke RSUD dengan alasan belum siap, dengan alasan kenapa tidak konfirmasi dulu, orang darurat harus konfirmasi dulu, tentu saya berharap RSUD bisa memperbaiki diri," sebut Rudy, Selasa (13/7).

RSUD dr Slamet merupakan salah satu rumah sakit rujukan khusus pasien Covid-19. Karena itu, Rudy sangat berharap manajemen terus melakukan perbaikan agar semua pasien terlayani dengan baik, tertolong, bahkan keluar dari masa kritisnya.

"Jangan sampai ada pasien yang darurat, yang darurat sekali lagi meninggal di mobil di depan RSUD," ungkapnya.

Advertisement

Menurut Bupati, petugas di RSUD dr Slamet Garut harus bergerak cepat saat datang pasien Covid-19 dengan langsung melakukan penanganan medis awal sesuai dengan kondisinya. Segala sesuatunya, menurutnya harus dilakukan sebagai upaya untuk menyelamatkan masyarakat.

Ke depan, lanjut Rudy, jangan sampai ada lagi masyarakat, khususnya pasien Covid-19, yang mengeluhkan pelayanan kesehatan. Hal yang selama ini dikeluhkan adalah pasien Covid-19 harus menunggu beberapa hari untuk bisa dilayani intensif di RSUD dr Slamet.

"Saya tidak mau lagi ada keluhan-keluhan dari puskesmas harus menunggu tiga hari, harus menunggu empat hari. Di luar itu, saya pun berterima kasih kepada jajaran 67 puskesmas yang terus melakukan langkah-langkah kemanusiaan melakukan tracing, testing, melaporkan dengan antigen dan tentu melakukan perawatan isolasi mandiri," tutup Rudy.

Baca juga:
Menkes: Sebelum Lebaran RS Terisi 23 Ribu Pasien Covid, Sekarang 90 Ribu Pasien
Kekurangan Nakes, RSUD Kendari Buka Penerimaan Relawan Medis Tangani Pasien Covid-19
Menkes Sebut Selama Aktivitas Tak Dibatasi, Berapapun Kapasitas RS Tak akan Cukup
Pemkot Samarinda Persiapkan RSUD IA Moeis Sepenuhnya untuk Pasien Covid-19
Menteri PUPR Kebut Penyelesaian 3 Rumah Sakit Darurat Covid-19 di Jakarta

(mdk/yan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.