Atlet Asian Games asal Bali disambut meriah dan langsung diberi hadiah puluhan juta
Lima atlet asal Bali ini menyumbangkan dua medali emas, satu perak dan satu perunggu.
Asian Games 2018 sudah usai. Namun semangat dan kebanggaan masih terasa. Seperti terlihat di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Ratusan orang memadati bandara, menantikan kehadiran lima atlet Asian Games asal Bali.
Lima atlet asal Bali tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai sekitar pukul 17.00 WITA, dan langsung dikalungi bunga oleh panitia dan disambut sanak keluarga, Penjabat Gubernur Bali Hamdani, dan jajaran Komite Olah Raga Nasional (KONI) Provinsi Bali, serta komponen masyarakat lainnya.
Lima atlet asal Bali ini menyumbangkan dua medali emas, satu perak dan satu perunggu. Yakni Ayu Sidan Wilantari dan Ni Made Dwiyanti meraih medali emas dari nomor seni ganda putri di cabang pencak silat. Kemudian, pesilat muda Komang Harik Adi Putra juga berhasil meraih medali emas dari cabang pencak silat nomor tarung putra kelas E 65-70kg.
Berikutnya adalah Cokorda Istri Agung Sanistyarani yang menyumbangkan medali perunggu dari cabang karate. Terakhir Sanggoe Dharma Tanjung membawa pulang medali perak dari cabang skateboard.
Para atlet berprestasi kebanjiran hadiah. Tidak hanya dari pemerintah pusat, tapi juga pemerintah daerah. Para atlet berprestasi itu langsung mendapat uang pembinaan dari Pemerintah Provinsi Bali, yang langsung diserahkan oleh PJ Gubenur Bali Hambali.
Uang pembinaan sebesar Rp 80 juta untuk pasangan Ayu Sidan Wilantari dan Ni Made Dwiyanti peraih medali emas dari cabang pencak silat. Kemudian, Rp 50 juta untuk Komang Harik Adi Putra peraih mendali emas cabang pencak silat dan Rp 35 juta untuk Sanggoe Dharma Tanjung peraih medali perak dari cabang skateboard.
Komang Harik Adi Putra mengaku sangat senang dan bangga karena mampu memberi sumbangan medali emas untuk bangsa dan negara.
"Terima kasih telah memberikan doa dan dukungannya atas berkat kalian semua saya mendapatkan emas dan bisa memberikan yang terbaik untuk seluruh bangsa dan negara Indonesia," ujarnya.
Ke depan, Komang akan berkonsentrasi menghadapi persiapan kejuaraan dunia di Singapura dan Sea Games di Filipina.
"Kalau target persiapan kejuaraan dunia di bulan Desember di Singapura dan Sea Games tahun depan di Filipina," imbuhnya.
"Kalau kendala kemarin tidak ada, karena mental saya sudah kuat itu karena dimotivasi oleh pelatih-pelatih hingga berjalan dengan lancar. Saya bersyukur bisa memberikan emas untuk Indonesia," tutup Komang.
Baca juga:
Cerita para atlet Asian Games yang dapat bonus Rp 1,5 miliar
Pemerintah puas venue Asian Games selalu penuh penonton
Inilah besaran bonus atlet Asian Games di Korsel, Malaysia dan India
Khofifah belajar dari Asian Games: Tanggalkan politik identitas demi Indonesia
Pemerintah mulai menghitung keuntungan dari Asian Games 2018
Menpora: Meski jadi PNS, atlet tetap bekerja di pelatnas