LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Atasi krisis air bersih, Wonogiri siapkan anggaran Rp 13 M

Atasi krisis air bersih, Wonogiri siapkan anggaran Rp 13 M. Anggaran itu diadakan karena selama ini program yang dijalankan bersifat sementara tanpa ada solusi permanen. Pemda berupaya mencari solusi permanen agar bisa bisa mengurai sedikit demi sedikit permasalahan air bersih.

2017-05-22 23:04:00
Kekeringan
Advertisement

Musim kemarau sudah terjadi di sebagian wilayah tanah air. Tak terkecuali di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Hampir setiap tahun kekeringan dan krisis air bersih mengancam warga di wilayah bagian selatan Kota Gaplek tersebut yakni di Kecamatan Paranggupito, Kecamatan Eromoko dan Kecamatan Giritontro.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah daerah menganggarkan Rp 13,3 miliar per tahun. Namun dana tersebut bukan untuk bantuan air bersih masyarakat. Solusi mengatasi kekeringan bukan lagi berbasis tangki melainkan berbasis teknis.

"Artinya, dana Rp 13,3 miliar itu bukan untuk bagi berdampak kekeringan, tapi untuk mendanai sejumlah kegiatan fisik, seperti pemeliharaan dan rehabilitasi embung, pengadaan sarana dan prasarana air bersih, dan sanitasi," ujar Bupati Wonogiri, Joko Sutopo saat dihubungi, Senin (21/5).

Advertisement

Joko mengatakan, anggaran itu diadakan karena selama ini program yang dijalankan bersifat sementara tanpa ada solusi permanen. Pihaknya juga berupaya mencari solusi permanen agar bisa bisa mengurai sedikit demi sedikit permasalahan air bersih.

"Kalau terjadi kekeringan, selama ini yang dilakukan hanya membantu air bersih menggunakan tangki air. Mulai tahun ini kami mengalokasikan anggaran secara rutin. Solusi permanen kekeringan di Wonogiri harus dengan cara menerapkan model teknis, bukan dengan memberikan bantuan air bersih," ucapnya.

Pihaknya akan memanfaatkan potensi air baku yang telah memenuhi syarat berdasarkan kajian-kajian teknis. Survei akan dilakukan secara berkesinambungan terkait kondisi wilayah yang sering dilanda kekeringan sekaligus menemukan potensi pemanfaatan sumber air yang ada. Pihaknya akan mengalokasikan sebagian anggaran untuk mengangkat sumber air itu.

Advertisement

"Ke depan, masyarakat tidak perlu lagi bantuan air lewat tangki-tangki. Salah satu potensi sumber air yang saya jumpai terdapat di Dusun Mendang, Desa Petirsari, Kecamatan Paranggupito. Sumber itu memiliki instalasi penyaluran air, selama ini belum bisa didistribusikan karena belum ada pipanisasi. Dari dana itu, kami akan menghidupkan instalasi dengan melakukan pipanisasi dari sumber air ke rumah-rumah warga. Saya kira ini tidak butuh biaya banyak," ucapnya.

Bupati menambahkan, tahun ini, pihaknya juga mulai memaksimalkan sumber air di salah satu luweng (saluran bawah tanah) di Kecamatan Paranggupito. Ia berharap persoalan kekeringan sedikit demi sedikit bisa dipecahkan permanen.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.