LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Asyik selfie, 10 santri di Sukabumi digulung ombak 1 hilang

Jika bantuan yang diberikan terlambat maka 8 santri itu berpotensi tenggelam karena posisinya sudah di terbawa arus.

2015-12-26 12:13:30
Selfie
Advertisement

Sepuluh orang santri Pondok Pesantren Darul Rahman, Cikeas, Bogor, Jawa Barat tergulung ombak saat tengah asyik berselfie ria. Peristiwa itu terjadi di Pantai Citepus, Kecamatan Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (26/12) pagi.

Komandan Tim Pos Basarnas Palabuhan Ratu, Aula Solihanto di Sukabumi mengatakan rombongan santri yang berjumlah 35 orang itu tengah berwisata di pantai selatan Kabupaten Sukabumi, 10 orang diantaranya berenang dan bermain air laut Pantai Citepus.

Seperti dilansir Antara, sialnya saat tengah asyik selfie, 10 santri diterjang ombak yang cukup tinggi, 9 orang berhasil menyelamatkan diri, namun 1 santri masih belum ditemukan. Delapan dari sembilan yang berhasil menyelamatkan diri, dan jika bantuan yang diberikan terlambat maka delapan santri itu berpotensi hilang tenggelam karena posisinya sudah di tengah laut terbawa arus.

"Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 WIB saat kondisi pantai masih lengang, adapun korban diketahui bernama Aldi (17) warga Cagak, Gunungputri, Bogor hingga kini jasadnya belum ditemukan," ujar Aula.

Tim Basarnas pun mengungkapkan ciri-ciri korban yang masih hilang yakni mengenakan celana pendek hitam, kulit putih dan rambut pendek. "Pencarian kami fokuskan di lokasi hilangnya korban diduga, jasad korban masih berada di sekitar tempat kejadian musibah," tambah Aula.

Sementara itu, Ketua FKSD Kabupaten Sukabumi Okih Fajri menduga jika korban sudah meninggal dunia, meski demikian ia tetap melakukan penyisiran di lokasi dan menyiapkan kapal motornya untuk melakukan pencarian jasad korban.

"Dilihat dari kronologis dan lamanya tenggelam, korban dimungkinkan sudah meninggal dunia, tetapi kami berupaya untuk menemukan jasadnya dalam kondisi apapun dan juga meminta bantuan dari nelayan sekitar," tandasnya.

Baca juga:
Ikut kerja bakti dan buang air di sungai, Al Rasya hilang
Hilang usai BAB di sungai, Al Rasya ditemukan tewas
Sedang melaut, 2 nelayan di Sukabumi hilang digulung ombak
Avanza tabrak pembatas jalan sampai nyangkut di depan gedung DPR
Selama Operasi Lilin, 20 orang tewas & 19 terluka akibat kecelakaan

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.