Asrama Haji Bekasi akan Dijadikan RS Darurat Covid-19
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjadwalkan akan membuka Asrama Haji di Jalan Kemakmuran, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi sebagai rumah sakit darurat (RSD) Covid-19 mulai Januari 2021 mendatang.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjadwalkan akan membuka Asrama Haji di Jalan Kemakmuran, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi sebagai rumah sakit darurat (RSD) Covid-19 mulai Januari 2021 mendatang.
"Kami belum mendapatkan informasi mengenai penetapan tanggal dibukanya," kata Kepala Unit Pelaksana Tugas Asrama Haji Bekasi Dede Saiful Uyun, Rabu (23/12).
Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana menggunakan Asrama Haji menjadi tempat isolasi pasien Covid-19. Hal ini menyusul adanya lonjakan kasus di wilayah Bogor, Depok dan Bekasi. Okupansi rumah sakit terus meningkat.
Meski Januari akan dibuka, menurut dia, alat-alat kesehatan sampai hari ini belum masuk. Hal itu, kata dia, menjadi kewenangan dari Dinas Kesehatan Jawa Barat.
"Kami juga masih tunggu tim medisnya," ungkap dia.
Berdasarkan hasil peninjauan Pemrov Jabar dengan Kementerian Agama, diputuskan dua gedung di Asrama Haji yang akan dipakai tempat isolasi. Yaitu gedung Mina D dan E, kapasitasnya 105 kamar, masing-masing kamar memiliki empat tempat tidur.
Khusus di Kota Bekasi, kasus Covid 19 secara kumulatif sudah mencapai 14.202, dimana kasus aktif sekarang 1.134. Adapun pasien dinyatakan sembuh sebanyak 12.841, sementara pasien meninggal dunia 227 orang.
Baca juga:
Daftar Rumah Sakit Lab yang Layani Rapid Test Antigen di Jakarta & DIY, Beserta Harga
Satgas Covid-19 Sebut Keterpakaian RS Sejumlah Daerah Capai 80 Persen
RS Darurat Covid-19 Stadion Patriot Kota Bekasi Hampir Penuh
Pemprov DKI Pastikan Tambah Kapasitas Rumah Sakit Rujukan Covid-19
Okupansi Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Bekasi Mencapai 80,94 Persen
Pemprov DKI: Tempat Tidur Isolasi di RS Rujukan Covid-19 Tersisa 15 Persen