LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Aset-aset Yayasan Supersemar yang Disita Negara

Yayasan yang didirikan oleh Presiden ke-2 Soeharto itu harus membayar pada negara sebesar Rp 4,4 triliun.

2018-11-22 06:15:00
Dana Supersemar
Advertisement

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan telah menyita beberapa aset milik Yayasan Supersemar terkait penyelewengan dana beasiswa yang telah merugikan negara. Karena itu, Yayasan yang didirikan oleh Presiden ke-2 Soeharto itu harus membayar pada negara sebesar Rp 4,4 triliun.

Berikut ini beberapa aset Yayasan Supersemar yang telah disita negara:

Advertisement

Gedung Granadi Disita

Gedung Granadi milik keluarga Presiden Soeharto disita oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Penyitaan ini terkait kasus terkait dugaan penyelewengan dana beasiswa yang dilakukan Yayasan Supersemar.

Sejauh ini, PN Jaksel telah menyita aset senilai sekitar Rp 242 miliar dari total 113 rekening milik Yayasan Supersemar. Sementara yayasan milik Keluarga Cendana itu diwajibkan membayar kerugian negara sebesar Rp 4,4 triliun.

Advertisement

Vila di Megamendung

Aset Yayasan Supersemar yang juga disita Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yakni vila yang berada di kawasan Megamendung, Puncak Jawa Barat.

"(Aset di Megamendung berupa) vila, bentuk rumah, sudah disita tanah dan bangunannya," ujar Direktur Pertimbangan Hukum Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (JAM Datun) Yogi Hasibuan di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (21/11).

Deretan Aset Yayasan Supersemar

Yayasan Supersemar memiliki beberapa aset yang belum disita negara, aset itu terdiri simpanan di bank yakni 3 rekening di BRI Kantor Cabang Pancoran, 1 rekening BNI KCU Tebet, 2 rekening Danamon Kantor Cabang Jakarta Pusat, 1 rekening Bank Mandiri KC Wisma Metropolitan.

Selain itu, terdapat enam mobil, yakni Toyota Avanza New 1,5 Automatic tahun 2010, Toyota Avanza New 1,3 M/T tahun 2008, 2 Toyota Kijang Innova tahun 2006, Toyota Corolla Altis tahun 2007 dan Honda All New CR-V tahun 2012.

(mdk/has)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.