LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Asap panas di Dusun Kayeng hilang usai tiga hari keluar dari tanah

Asap panas di Dusun Kayeng hilang usai tiga hari keluar dari tanah. Sebelumnya, sejak Kamis (16/2) pagi hingga Minggu (19/2) siang, uap panas dan asap dari tanah masih terlihat.

2017-02-20 22:16:16
Panas bumi
Advertisement

Asap dan uap panas yang muncul di pekarangan rumah milik Trisno Wiyono warga dusun Kayen, Sampang, Gedangsari, Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mulai menghilang. Sebelumnya, sejak Kamis (16/2) pagi hingga Minggu (19/2) siang, uap panas dan asap dari tanah masih terlihat.

Menurut Camat Gedangsari, Muhammad Setyawan Indriyanti, meskipun uap air dan asap mulai menghilang tetapi tanah di sekitar lokasi masih terasa panas apabila disentuh.

"Hingga saat ini belum tahu apa penyebab tanah tiba-tiba berasap dan mengeluarkan uap air panas. Hasil penelitian dari Badan Geologi, Balai Pengembangan dan Penelitian Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta belum keluar," ungkap Indriyanto, Senin (20/2).

Sementara, menurut Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunung Kidul, Budhi Harjo, pihaknya sudah menerima laporan terkait dengan sejumlah fenomena alam yang tidak wajar tersebut. BPBD, lanjut Budhi, terus melakukan pemantauan terhadap fenomena yang terjadi di Dusun Kayen tersebut.

"Dari hasil monitoring di lapangan, kami meyakini fenomena seperti semburan gas. Bukanlah hal yang menakutkan," kata Budhi.

Budhi menambahkan, bahwa saat ini kondisi tanah yang mengeluarkan asap dan uap air panas sudah berangsur pulih. Oleh sebab itu, sambung Budhi, warga di sekitar lokasi tidak perlu panik secara berlebihan.

"Semburan gas sudah tidak ada. Kini hanya menyisakan suhu panas di sekitar lokasi," jelas Budhi.

Budhi menerangkan bahwa berdasarkan catatan BPBD, peristiwa serupa dengan yang terjadi di Dusun Kayen, sudah pernah terjadi pada 2006. Di Bukit Boyo, Desa Ngalang, Kecamatan Gedangsari. Waktu itu muncul fenomena yang sama, bahkan terjadi di beberapa titik. Tak hanya mengeluarkan asap dan uap panas, kata Budhi, di Bukit Boyo bahkan sempat muncul bau belerang yang menyengat di sekitar lokasi.

Baca juga:
Uap panas dari tanah di Gunung Kidul tak terkait aktivitas vulkanik
Sampel tanah keluar asap panas di Dusun Kayeng dicek laboratorium
Asap panas keluar dari dalam tanah bikin heboh warga Gunung Kidul
Baca eksepsi, eks Presdir Geo Dipa klaim ambil tindakan sesuai tugas
KPK diminta turun tangan awasi pencaplokan aset BUMN
Usaha panas bumi di Indonesia terancam, Jokowi diminta turun tangan
Sistem satu data tekan biaya eksplorasi panas bumi

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.