Arus mudik, Serang macet parah akibat pasar tumpah
Adanya pasar tumpah akibatkan kemacetan hingga 3 kilo meter di sepanjang jalur protokol Kota Serang.
Para pemudik terjebak kemacetan hingga satu jam lebih di sepanjang jalur protokol Kota Serang. Hal ini disebabkan adanya pasar tumpah yang mengakibatkan kemacetan hingga 3 kilo meter.
Pantauan merdeka.com, banyak para pedagang dadakan yang menjual berbagai kebutuhan untuk Hari Raya Lebaran. Para pedagang tersebut, menggelar dagangannya di bahu jalan Veteran Kota Serang, dan juga sekitar alun–alun Kota Serang.
Para pembeli memadati lapak-lapak pedagang dan menyebabkan tersendatnya arus lalu lintas. Kemacetan juga diperparah oleh banyaknya kendaraan yang parkir di sepanjang jalan protokol, Kota Serang.
Kondisi tersebut, membuat para pemudik yang menggunakan sepeda motor dengan tujuan pelabuhan Merak, Cilegon, mengalami kemacetan akibat adanya pasar tumpah. Pengendara mengular dari jalan Veteran, jalan Kimasjong hingga jalan KH Syamun Kota Serang.
"Macetnya parah, enggak kuat. Hampir tiga kilometer," ujar Septian seorang pemudik roda dua, saat melintas di jalan KH Syamun Kota Serang, Sabtu (2/7).
Terlihat petugas kepolisian dari Polda Banten dan Polres Serang mengatur arus lalu lintas, di setiap titik-titik kemacetan. Pihak kepolisian pun melakukan sistem buka tutup jalan di Alun-alun Kota Serang. Hal ini dilakukan untuk mengurangi kemacetan.
"Ini banyak pedagang sama mobil parkir di tepi jalan, jalan yang harusnya dua jalur jadi satu. Kita sudah koordinasi dengan dishub Kota Serang dan Satpol PP Kota Serang, tetapi tetap saja seperti ini," ucap Kanit lantas Polsek Serang, Iptu Lutfi Napitupulu, saat mengatur lalu lintas di Jalan KH Syamun Kota Serang.(mdk/eko)