LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Arkeolog Yakin Terowongan di Buleleng Peninggalan Kerajaan Bali Kuno

Terowongan tua yang ditemukan di proyek pembangunan Bendungan Tamblang, Desa Sawan, Kecamatan Sawan, Buleleng, Bali, Sabtu (28/11), berisi petunjuk peninggalan kerajaan Bali kuno.

2020-12-10 18:55:06
Situs Sejarah
Advertisement

Terowongan tua yang ditemukan di proyek pembangunan Bendungan Tamblang, Desa Sawan, Kecamatan Sawan, Buleleng, Bali, Sabtu (28/11), berisi petunjuk peninggalan kerajaan Bali kuno.

Saat ditemukan, awalnya terowongan tersebut diduga dari peninggalan zaman Belanda. Kemudian saat dilakukan penelitian lebih lanjut, ada petunjuk bahwa terowongan itu dibuat pada abad ke-11 atau 900 tahun lalu pada saat kerajaan Bali kuno.

Kepala Balai Arkeologi Denpasar I Gusti Made Suarbahwa menerangkan, bahwa setelah pihaknya melihat dan memeriksanya pada Selasa (8/12) lalu, ada petunjuk dari dimensi dan penemuan-penemuan prasasti dan terowongan serupa di sekitar lokasi.

Advertisement

"Memperhatikan dimensi tinggi terowongan kemudian lebarnya ada kesamaan atau kemiripan dengan terowongan ditemukan (sebelumnya)," kata Suarbahwa di Denpasar, Bali, Kamis (10/12).

Terowongan itu dari tingginya 170 sentimeter, lebarnya 70 sentimeter dan untuk panjangnya diperkirakan 480 meter. Ukuran itu sama persis dengan terowongan yang sebelumnya ditemukan di sekitar Pura Lebah, Desa Suwug, Kecamatan Sawan dan juga di Desa Sangsit, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Bali.

Kemudian untuk terowongan di Desa Sangsit ada prasasti yang menunjukkan tahun pembuatannya tahun saka 993 atau 1.011 Masehi. "Ini ada indikasi di pertanggalannya di sana disebut di tahun saka di 933 atau 10.11 masehi, itu masa Raja Wungsu anakannya Raja Udayana," jelasnya.

Advertisement

Kemudian, dari prasasti Bebetin menyebutkan bahwa salah satu keahlian masyarakat zaman itu Undahagi Arungan atau aktivitas membuat terowongan untuk keperluan pengairan.

"Ada aktivitas untuk membuat terowongan dalam keperluan pengairan. Dan bisa jadi terowongan-terowongan di sekitar sana mulai dirintis pada abad 11 atau abad setelahya. Kami melihat konteksnya dan lokasinya itu sangat memungkinkan itu adalah terowongan pada masa-masa Bali kuno," ujarnya.

Ia juga menyampaikan, dari penemuan terowongan tua artinya leluhur dahulu sudah memikirkan kesejahteraan dengan mengelola alam sekitar untuk meningkatkan kebutuhan hidup. Hal itu, bisa diambil pelajaran bagi generasi sekarang dan mendatang kendati proyek pembuat terowongan itu gagal ataupun berhasil.

"Nilai pentingnya yakni semangat gotong royong dan kerja keras yang perlu kita warisi," ujarnya.

Suarbhawa mengatakan, dari catatan sejarah dan sejumlah prasasti kerajaan Bali Kuno memerintah di Pulau Bali dari abad ke-10 hingga 15 masehi. Kemudian pihaknya mengaku akan segera melakukan penelitian lebih intensif di sekitar kawasan proyek bendungan Tamblang untuk menemukan sisa budaya yang ditinggalkan.

"Tentu kami berharap terjadi kerja sama antara pengelolaan proyek dengan lembaga-lembaga seperti kami. Untuk menginformasikan tentang perkembangan keberadaan terowongan atau pun hal yang berkaitan dengan terowongan itu," ujar Suarbahwa.

Seperti yang diberitakan, penemuan terowongan saat proses pembangunan penggalian Bendungan Tamblang, di Desa Sawan, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Bali, sempat mengagetkan para pekerja.

Terowongan itu, diketahui telah ada sejak zaman Belanda dan ditemukan saat para pekerjaan proyek sedang menggali.

"Kemarin tanggal 2, saya berkunjung ke sana karena telah ada informasi penemuan goa (terowongan) tersebut di lokasi proyek," kata Gede Dody Sukma Oktiva Askara selaku Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng, Bali, Jumat (4/12).

Baca juga:
4 Fakta Penemuan Struktur Candi di Indramayu, Diduga Pengaruh Kerajaan Sriwijaya
Mengenal Museum Bandar Cimanuk, Tempat Koleksi Benda Indramayu Tempo Doeloe
BPCB Trowulan Eskavasi Penemuan Petirtaan Kuno Di Gunung Klotok Kediri
Penemuan Kuburan Massal di Parit Belanda
Penemuan Jenazah Korban Letusan Gunung 2.000 Tahun Silam di Pompeii
Mesir Temukan 100 Sarkofagus Berusia 2500 Tahun, Temuan Terbesar Tahun Ini

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.