Arif Satria soal Posisi Rektor IPB Usai Dilantik Jadi Kepala BRIN: Ya Harus Diganti!
Arif Satria mengungkapkan kesiapannya untuk mengundurkan diri dari posisinya sebagai Rektor Institut Pertanian Bogor setelah dilantik sebagai Kepala BRIN.
Arif Satria mengungkapkan kesiapannya untuk mengundurkan diri dari posisinya sebagai Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB). Pernyataan ini disampaikannya setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional pada hari Senin, 10 November 2025.
"Ya, harus diganti," ungkap Arif di Istana Negara Jakarta pada hari yang sama.
Meskipun hingga saat ini Arif belum resmi diberhentikan dari jabatannya di IPB, ia menjelaskan bahwa sesuai dengan regulasi di institusi tersebut, ia wajib mengundurkan diri dari posisi rektor jika diangkat menjadi pejabat pemerintah.
"Ya sampai hari ini kan masih, belum diberhentikan," tambahnya.
"Aturan yang ada di IPB, saya harus melepas jabatan rektor IPB karena tugas di sini," lanjut Arif.
Pada kesempatan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melantik Arif Satria sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Negara, Jakarta, pada hari Senin, 10 November 2025. Arif Satria menggantikan Laksana Tri Handoko dalam posisi tersebut.
Selain itu, dalam acara pelantikan yang sama, Prabowo juga melantik Laksamana Madya (Purn) Amarulla Octavian sebagai Wakil Kepala BRIN. Amarulla sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BRIN sejak 3 Agustus 2023. Pelantikan ini dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 123/P Tahun 2025 mengenai pemberhentian dan pengangkatan Kepala serta Wakil Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional.
Pembacaan Sumpah
Setelah itu, Prabowo memimpin prosesi pembacaan sumpah jabatan yang diikuti oleh para pejabat yang baru dilantik. Keduanya berkomitmen untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya dan menjunjung tinggi etika jabatan.
"Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara," ungkap Kepala dan Wakil Kepala BRIN yang dilantik secara bersamaan. "Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab," tambah keduanya.
Setelah pembacaan sumpah, Arif Satria dan Amarulla melanjutkan dengan menandatangani berita acara pelantikan. Presiden Prabowo, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta sejumlah menteri dari Kabinet Merah Putih yang hadir memberikan ucapan selamat kepada mereka. Momen ini menandai langkah baru bagi kedua pejabat dalam menjalankan amanah yang diberikan, dengan harapan dapat memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5375513/original/043242800_1759930098-Infografis_cms__4_.jpg)