Anton nekat racuni Shendy dan Sanusi diduga karena masalah ekonomi
Anton nekat racuni Shendy dan Sanusi diduga karena masalah ekonomi. Anton meracun kedua korban dengan kopi bersianida. Tujuannya untuk mendapatkan mobil korban.
Keinginan memiliki mobil korban membuat Anton Herdiyanto alias Aji gelap mata. Pria diduga terbelit masalah ekonomi hingga nekat berbuat nekat. Pasalnya, diketahui bahwa Anton memiliki empat istri. "Saya ngincar mobilnya. Saya racun dia. Saya kenalnya dengan Shendy," kata Anton, Selasa (4/10).
Racun itu dicampurkan oleh Anton dalam kopi yang disuguhkan kepada Shendy dan Sanusi. Mereka bertemu pada Jumat (29/9) malam pukul 23.00 WIB. Saat itu Shendy mengajak Sanusi bertemu dengan Anton. Sesampainya di lokasi, Anton menyuguhkan kopi kepada keduanya. Mereka diminta menghabiskan kopi tersebut.
Setelah menenggak kopi bersianida, Shendy dan Sanusi pun terkapar. Keduanya tewas di tempat. Anton kemudian membawa jasad keduanya ke dalam mobil APV milik Sanusi. "Saya yang bawa mereka ke mobil terus dibawa ke Limo," tandasnya.
Anton kemudian membuang jasad keduanya di dua tempat berbeda. Namun lokasi keduanya tidak jauh. Shendy dibuang di kali di Jalan Pertanian, Grogol, Limo, Depok. Sedangkan Sanusi dibuang di parit Jalan Makam Kopo, Limo, Depok. Keduanya dibuang pada Sabtu dinihari. Setelah itu Anton lari keluar kota. "Saya ke Lampung bawa mobil korban," ungkapnya.
Dalam perjalanannya Anton berhasil diringkus di kawasan Tulang Bawang, Lampung. Dia masih membawa mobil milik Sanusi.
"Diamankan kurang dari 24 jam dari aksinya di Lampung," kata Kasa Reskrim Polresta Depok Kompok Teguh Nugroho.
Baca juga:
Anton racuni Shendy dan Sanusi dengan kopi sianida
Pemimpin Padepokan Satrio Aji bantah racuni kopi Shendy dan Sanusi
Pelaku pembunuhan di Depok dikenal pemilik Padepokan Satrio Aji
Agar dipercaya sakti, Anton pamer telapak tangannya bisa keluar asap