Antisipasi Macet Libur Panjang, Dirlantas Polda Metro Siapkan 15 Pos Pengamanan
Polisi mengantisipasi kepadatan kendaraan saat libur nasional dan cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hijriah.
Polisi mengantisipasi kepadatan kendaraan saat libur nasional dan cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hijriah. Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo memprediksi masyarakat puncak arus mudik pada libur panjang akhir Oktober terjadi pada Selasa, 27 Oktober 2020 dan Rabu, 28 Oktober 2020. Sedangkan, arus balik terjadi pada 1 November 2020 dan 2 November.
"Kita akan melaksanakan libur panjang Minggu depan, puncak arus mudik liburan kemungkinan Selasa malam sampai Rabu pagi. Kemudian arus baliknya hari Minggu sampai dgn senin subuh itu arus balik liburan," kata dia, Jumat (23/10).
Sambodo mengatakan, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menyiapkan 15 pos pengamanan yang dibangun di Jalan Tol maupun Jalan Arteri serta di tempat-tempat wisata.
Sambodo menerangkan, pihaknya telah memetakan ruas jalan yang rawan terjadi kemacetan. Antara lain di Cawang, kemudian di ruas Jalan Tol Elevated Jakarta-Cikampek KM10, Cikarang Barat dan Cikarang Utama.
"Ini yang khusus wilayah Polda Metro Jaya. Tentunya kita perkuat di sana," ujar dia.
Sedangkan, ketika arus balik diperkirakan kepadatan kendaraan terjadi di Kilometer 62. "Kita perkirakan cukup padat, pertemuan dari arah Bandung," ucap dia.
Sambodo menerangkan, pihaknya telah menyiapkan skenario contraflow maupun one way. Namun, perlu dikoordinasikan dengan Korlantas karena ada beberapa ruas jalan yang bukan kewenangan Polda Metro Jaya.
"Ini sangat terhubung dengan Polda Jabar untuk pengamanan di jalan tol termasuk juga skenario-skenario misalnya apabila penutupan elevated dan sebagainya tapi ini sifatnya situasional nanti kita lihat perkembangan situasi di lapangan," terang dia.
Sambodo mengingatkan, Pandemi Covid-19 di Indonesia belum mereda. Dia mengimbau kepada masyarakat yang telah merencanakan untuk menikmati libur panjang tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
"Tapi sebaiknya tidak usah liburan lah untuk mengurangi risiko penyebaran Covid-19," tandas dia.
Baca juga:
Tentukan Pilihan Transportasi untuk Liburan saat Pandemi dengan Bijak
Pemprov DKI Antisipasi Klaster Covid-19 akibat Libur Panjang
Satgas Jelaskan Aktivitas yang Berisiko Tinggi Terpapar Covid-19 saat Libur Panjang
Berwisata saat Libur Panjang di Tengah Pandemi, Hindari Lokasi Ini
Wali Kota Solo Imbau Warga di Perantauan Tidak Mudik Saat Libur Panjang