LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Antisipasi Banjir Susulan, Warga Bangun Bronjong di Pinggir Sungai Kahuripan

Usai banjir yang merendam beberapa rumah di Desa Rajawana, Kecamatan Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga, warga setempat bergotong royong mengantisipasi potensi banjir susulan.

2019-03-28 02:01:00
Banjir
Advertisement

Usai banjir yang merendam beberapa rumah di Desa Rajawana, Kecamatan Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga, warga setempat bergotong royong mengantisipasi potensi banjir susulan. Warga yang difasilitasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga memasang bronjong di pinggiran Sungai Kahuripuan sepanjang 20 meter dan tinggi 2,5 meter.

Banjir di Desa Rawajaya terjadi pada Jumat (22/3). Tercatat lima Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir. Banjir terjadi akibat luapan Sungai Kahuripan yang melanda Desa Rajawana dan Desa Tajug.

BPBD Kabupaten Purbalingga memfasilitasi bronjong sebanyak 50 lembar untuk antisipasi banjir susulan. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Purbalingga, Mukhsoni mengatakan bronjong dipasang di pinggiran Sungai Kahuripuan.

Advertisement

"Pemasangan bronjong ini untuk mengantisipasi erosi tebing Sungai Kahuripan," kata Mukhsoni saat dihubungi, Rabu (27/3).

Dia berharap dengan pemasangan bronjong di Sungai Kahuripan ketika banjir datang air tidak masuk ke pemukiman warga. Selain itu juga tebing sungai tidak terkikis ketika debit air di Sungai Kahuripan meningkat.

"Kalau banjir, air tidak melintas lagi dan tebing sungai tidak terkikis," ujarnya.

Advertisement

Selain pemasangan bronjong di tepian Sungai Kahuripan, BPBD Purbalingga juga memberikan bantuan logistic kepada lima Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir. Kemudian BPBD Purbalingga beserta unsur TNI, Polri, relawan, kecamatan dan masyarakat membersihkan rumah-rumah warga yang terkena banjir selama tiga hari lalu.

"Semua unsur ikut membantu membersihkan rumah-rumah warga dan lingkungan sekitar dengan kekuatan personel hari pertama 258 orang, hari kedua 112 orang dan hari ketiga 117 orang," imbuh Mukhsoni.

Kondisi lingkungan terdampak banjir akibat luapan Sungai Kahuripan yang melanda Desa Rajawana dan Desa Tajug saat ini sudah kembali normal.

Baca juga:
20 Korban Banjir Bandang di Sentani Akan Dimakamkan Massal
Yang Tersisa dari Bencana Banjir Bandang Menerjang Iran
Wali Kota Klaim Palembang Kerap Banjir Akibat 221 Anak Sungai Hilang
4 Sungai di Teluk Wondama Papua Berpotensi Terjadi Banjir Bandang
105 Korban Tewas Akibat Banjir Bandang Sentani Kembali Ditemukan
Banjir di Manokwari, 3 Rumah Hanyut dan 2 Jembatan Rusak

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.