Antisipasi arus balik Idul Adha, Dishub Jabar akan berlakukan satu arah
Dedi mengatakan, kepadatan di jalan utama Jabar karena adanya peningkatan volume kendaraan dari kota-kota besar seperti Jakarta dan kota sekitarnya. Petugas yang diterjunkan akan berupaya mengurai kepadatan arus lalu lintas dengan memberlakukan rekayasa jalan maupun satu arah.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jabar, Dedi Taufik memprediksi puncak arus balik kendaraan pada musim libur Hari Raya Idul Adha terjadi pada Minggu (3/9). Untuk itu jajarannya bersama dengan kepolisian mempersiapkan pengaturan lalu lintas di jalur nasional wilayah Jabar.
"Prediksinya memang pada Minggu (3/9), akan terjadi arus balik," katanya di Bandung, Sabtu (2/9).
Seperti dilansir dari Antara, dia mengungkapkan, pada libur panjang kali ini terjadi kepadatan arus lalu lintas kendaraan di jalur utama Jabar lintas utara, tengah dan selatan. Pemantauan akan dilakukan di sejumlah titik.
"Kita pantau terus dari semua pintu tol di Bandung dan Cirebon, kalau terjadi kepadatan lagi di Malangbong, Nagreg, dan Cileunyi, kita berlakukan lagi sistem buka-tutup," jelasnya.
Dedi mengatakan, kepadatan di jalan utama Jabar karena adanya peningkatan volume kendaraan dari kota-kota besar seperti Jakarta dan kota sekitarnya. Petugas yang diterjunkan akan berupaya mengurai kepadatan arus lalu lintas dengan memberlakukan rekayasa jalan maupun satu arah.
"Kepadatan lalu lintas ini kami lancarkan dengan rekayasa 'one way', semua petugas bersiaga di semua pos untuk melancarkan arus lalu lintas," tutupnya.
Baca juga:
Sesjen Kemenhub ingatkan Pertamina untuk siagakan jerigen solar
Libur Idul Adha, 66.000 mobil tinggalkan Jakarta
Arus balik Idul Adha, rest area tol Cikampek jadi perhatian utama
Mudik Idul Adha, 102 ribu mobil tinggalkan Jakarta lewat Cikampek
Amankan libur panjang Idul Adha, Polresta Solo terjunkan 800 personel
Antisipasi macet Idul Adha, Dishub Solo pasang barikade dan water barier