Antar makanan tengah malam di Depok, Go-Jek nyaris dibegal
"Saya ditendang tiga kali. Untungnya nggak jatuh," cerita, Afriadi, pengemudi Go-Jek.
Seorang pengemudi Go-Jek semalam nyaris menjadi korban begal. Kejadian bermula ketika Afriadi, si pengemudi Go-Jek, melintas di Jalan Juanda pada Selasa (15/9) pukul 00.30 WIB.
Saat itu dia seorang diri mengendarai motor Honda Beat B 6659 EUP. Tiba-tiba dia dipepet dua motor dari sisi kanan dan kiri. "Saya baru bertugas malam hari. Baru kali ini saya dapat orderan Go-Food," katanya, Selasa (15/9/2015).
Setelah belanja, dia mengantarkan pesanan ke pelanggan di Jalan Cimanuk V Depok Timur. Saat melintas di jembatan kedua, dia dipepet dua pengendara motor.
"Saya dipepet motor Vixion dan Vario. Dua orang di motor Vixion dan satu di Vario," ungkapnya.
Dia sempat mengurangi laju kendaraan namun salah satu pelaku justru menendangnya. Beruntung Afriadi tidak terjatuh. "Saya ditendang tiga kali. Untungnya nggak jatuh," ceritanya.
Saat bersamaan, ada mobil yang melintas dan Afriadi segera melaju dengan cepat. Dia langsung berlindung ketika mobil melintas dengan membelok patah ke kanan dan menghalang di depan mobil.
"Saat itu mobil kaget dan klaksonin saya. Saya lihat spion ada lampu berkendaraan kedap kedip," ungkapnya.
Dia pun terbebas dari percobaan aksi begal. Ketiga pelaku langsung melarikan diri. "Untung saya selamat bisa menghindar dari para begal. Kalau saya jatuh udah raib motor saya," katanya.
Baca juga:
Order fiktif, kecurangan pengemudi Go-Jek
Pemkot Solo sebut kehadiran GO-Jek rusak sistem transportasi
Cewek ini gunakan GO-JEK untuk nyatakan putus dengan cowoknya
Menteri Yuddy izinkan PNS cari uang tambahan dari GO-JEK & Grab Bike
Beli produk Pertamina, konsumen bisa pakai jasa GO-JEK