Anjing pemangsa kambing diduga milik pemburu yang lepas
Dari hasil penelitian yang dilakukan terhadap kambing-kambing yang tewas, luka gigitannya memang mirip gigitan anjing.
Dinas Peternakan Kabupaten Banyumas langsung melakukan penelitian terhadap seekor anjing yang ditangkap warga Desa Kebocoran, Kecamatan Kedungbanteng, Banyumas. Anjing yang ditangkap tersebut diduga milik pemburu yang lepas.
"Kemungkinan anjing ini milik pemburu yang lepas," ujar Kepala Dinas Peternakan Banyumas Hudi Utami usai meneliti anjing yang ditangkap warga, Rabu (23/5).
Dari hasil penelitian yang dilakukan terhadap kambing-kambing yang tewas, luka gigitannya memang mirip gigitan anjing. Namun apakah anjing yang ditangkap warga tersebut biang keladinya, Hudi belum bisa memastikan.
"Anjing itu akan diobservasi dulu selama dua minggu. Observasi dilakukan untuk mengetahui apakah anjing itu menderita penyakit atau tidak," terangnya.
Saat ini anjing yang berhasil ditangkap tersebut masih dikarantina di markas Satlantas Polres Banyumas.
Sebelumnya warga Kecamatan Kedungbanteng dihebohkan dengan tewas kambing warga secara misterius dengan isi perut terburai. Setelah dilakukan pengintaian, warga berhasil menangkap seekor anjing yang diduga menjadi biang kerok matinya 19 kambing tersebut.
Dari CCTV yang dipasang, anjing tersebut berjumlah dua ekor, namun hanya satu yang berhasil dijebak warga, sedangkan satu ekor lagi berhasil kabur. Warga pun segera mengarak anjing tersebut ke sebuah lapangan.
Warga sebelumnya menduga bahwa yang memangsa kambing mereka adalah makhluk jadi-jadian yang disebut Aul. Aul adalah sebutan warga banyumas bagi manusia setengah serigala. Aul diyakini sebagai seseorang yang sedang menimba ilmu hitam, sebelum ilmu nya sempurna, orang tersebut berubah menjadi manusia serigala dan kerap memangsa kambing.(mdk/hhw)