LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Anjing pelacak temukan banyak jenazah korban gempa di Palu

Kehadiran dua anjing pelacak di daerah gempa dan tsunami banyak membantu tim sukarelawan karena indera penciuman dari anjing pelacak jauh lebih hebat dari manusia.

2018-10-02 22:58:33
Gempa
Advertisement

Anjing pelacak (K9) milik Direktorat Sabhara Polda Sulawesi Selatan melacak keberadaan jenazah yang tertimbun tanah dan lumpur di daerah Palu, Sulawesi Tengah.

"Anjing pelacak yang kami kirim sehari setelah gempa dan tsunami itu sangat membantu dan banyak menemukan jenazah korban," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani di Makassar, Selasa (2/10). Dikutip dari Antara.

Dia mengatakan, kehadiran dua anjing pelacak di daerah gempa dan tsunami banyak membantu tim sukarelawan karena indera penciuman dari anjing pelacak jauh lebih hebat dari manusia.

Advertisement

Kombes Dicky menyatakan untuk jenazah yang tertimpa reruntuhan langsung dilakukan evakuasi sedangkan jenazah yang membutuhkan penanganan peralatan tambahan hanya diberikan tanda.

"Ada beberapa jenazah yang dilacak itu bisa langsung dievakuasi dan dimasukkan dalam kantong jenazah. Sedangkan yang tertimbun, diberi tanda saja dulu sama anggota untuk kemudian dilakukan penggalian atau menggunakan alat tambahan," katanya.

Sebelumnya, dua ekor anjing K9 dikerahkan Polda Sulsel untuk membantu mencari keberadaan jenazah korban musibah gempa dan tsunami di Donggala, Palu.

Advertisement

Kedua ekor anjing pelacak yang dimiliki Polda Sulsel berjenis Ras Pointer dan Belgian Malinois. Keduanya disebut sebagai anjing pelacak terbaik karena mampu mengendus targetnya khususnya para korban gempa bumi dan tsunami.

Dicky menyatakan, selain kedua ekor anjing pelacak itu, anggota yang dikirim lima orang dipimpin Ipda Salu yang merupakan pawang dari K9 tersebut.

Pengiriman bantuan personel dan peralatan juga sudah dilakukan dari TNI Angkatan Darat, Angkatan Udara maupun Angkatan Laut, serta regu Basarnas.

Pada musibah gempa yang terjadi Jumat (28/9), Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) wilayah Makassar menyatakan gelombang gempa bumi yang terjadi di Donggala, Sulawesi Tengah dan daerah sekitarnya juga berpengaruh ke Sulawesi Barat.

Baca juga:
Begini kondisi Kelurahan Balaroa yang rata akibat gempa Palu
PLN Sumut kirim relawan bantu pulihkan listrik di Sulteng
Nilai pertanggungan asuransi bangunan Palu, Donggala dan Sigi diprediksi capai Rp 9 T
Begini komentar Trump soal gempa dan tsunami di Palu
BMKG: Tak ada sinyal gempa saat terjadi gelombang di kolam renang Juanda

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.