Anjing Pelacak Cari Korban Gempa Tertimbun Reruntuhan RS Mitra Manakarra Mamuju
Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan mengerahkan anjing pelacak untuk mencari korban gempa yang tertimbun reruntuhan bangunan Rumah Sakit Mitra Manakarra di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.
Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan mengerahkan anjing pelacak untuk mencari korban gempa yang tertimbun reruntuhan bangunan Rumah Sakit Mitra Manakarra di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.
Dikutip dari Antara, anjing pelacak dari Unit K-9 SAR Polri diperbantukan dalam upaya untuk menemukan korban gempa di antara puing bangunan rumah sakit.
Sementara itu, tenda-tenda akan didirikan di Stadion Manakarra Mamuju untuk menampung pengungsi yang telah bermalam di luar stadion setelah gempa pada Jumat, 15 Januari 2021.
Pemerintah daerah akan menjadikan kompleks stadion tersebut sebagai pusat pengungsian korban gempa.
Korban gempa yang sebelumnya berada di luar stadion selanjutnya bisa menempati tenda-tenda di kompleks stadion yang akan dipasangi sekat guna meminimalkan risiko penularan Covid-19 di kalangan pengungsi.
Saat ini, tim Taruna Siaga Bencana, personel TNI dan Polri, serta aparat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sudah turun membantu penanganan dampak gempa di Kabupaten Mamuju.
Berdasarkan data per 17 Januari 2021 pukul 14.00 WIB, Pusat Pengendali Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana melaporkan jumlah korban meninggal dunia akibat gempa menjadi 73 orang, dengan rincian 64 orang meninggal dunia di Kabupaten Mamuju dan sembilan orang di Kabupaten Majane.
Baca juga:
Harga Bensin Eceran di Mamuju Rp30 Ribu per Liter, Mi Instan Rp10 Ribu
Bantu Korban Gempa Sulbar, Unair Kirim Tenaga Medis dan Rumah Sakit Terapung
BNPB akan Berikan Dana Stimulan Rp50 Juta Bagi Rumah Rusak Akibat Gempa Sulbar
Aksi Anjing K9 Lacak Korban Gempa di Reruntuhan Rumah Sakit Mamuju
Pesan Menteri Basuki ke Kajati Sulbar, Kawal Pembangunan Pasca-Gempa
Menteri Basuki Identifikasi Kerusakan Infrastruktur Akibat Gempa di Sulbar