Anies Baswedan dilaporkan ke KPK kasus dana pameran buku di Jerman
Pihak KPK sendiri membenarkan adanya laporan tersebut. Namun, KPK masih perlu melakukan pendalaman lebih lanjut lagi ada atau tidaknya unsur tindak pidana korupsi.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang menelaah benar atau tidaknya dugaan penyimpangan dana pameran buku di Frankfurt, Jerman, dengan terlapor Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies dilaporkan atas dugaan penyimpangan saat ia masih menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
Anies dilaporkan ke KPK oleh direktur eksekutif LSM GACD, Andar Mangatas Situmorang. Pelaporan Anies ke KPK dilakukan pada Kamis (9/3) kemarin.
Pihak KPK sendiri membenarkan adanya laporan tersebut. Namun, KPK masih perlu melakukan pendalaman lebih lanjut lagi ada atau tidaknya unsur tindak pidana korupsi.
"Yang bisa kita konfirmasi memang benar ada pelaporan, dan seperti semua laporan atau pengaduan yang masuk, kami akan telaah," ujar Febri, Jumat (10/3).
"Akan kita lihat apakah ada indikasi korupsi atau tidak," tambahnya.
Beredar surat laporan ke KPK terhadap Anies Baswedan atas dugaan korupsi dana sebesar Rp 146 miliar, atas pelaksanaan book fair di Frankfurt tahun 2015. Kala itu, Anies masih menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
Baca juga:
Kasus fitnah, polisi tegaskan Sandiaga Uno cuma saksi bukan terlapor
Ahok diminta jadi penasihat Anies-Sandiaga: Terima kasih
Kampanye di gedung ada masjidnya, Anies disebut lakukan pelanggaran
Ada gerakan asal bukan Ahok, Anies lihat warga ingin gubernur baru
Anies berharap pemerintah tidak berpihak di putaran dua Pilgub DKI
Tudingan keras Ruhut ke Anies-Sandi kerap bermain SARA di Pilgub DKI
Anies Baswedan tegaskan dana kampanye putaran II di bawah aturan KPU