LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Aniaya seorang siswa, 6 pelajar SMP di Karanganyar diamankan polisi

Aniaya seorang siswa, 6 pelajar SMP di Karanganyar diamankan polisi. Dugaan sementara, pengeroyokan tersebut terjadi karena kesalahpahaman antara siswa di dua sekolah SMP berbeda. Selain keenam siswa, polisi juga memanggil seluruh orang tua mereka.

2018-02-08 22:16:42
Anak Sekolah
Advertisement

Sebuah video penganiayaan seorang siswa berseragam SMP berdurasi 1 menit 38 detik beredar luas di dunia maya. Seorang siswa yang mengenakan celana panjang biru dan baju putih itu terlihat duduk di tanah di tengah hutan karet menahan tendangan dan pukulan dari sejumlah siswa yang juga berseragam SMP.

Sedikitnya 10 siswa berseragam biru putih mengerubuti korban. Sebagian siswa lainnya bergantian menendang dan memukul korban. Sebagian lain mengumpat dengan kata-kata kotor. Meski ada beberapa siswa yang berusaha melerai, namun siswa lainnya nekat mendaratkan kaki dan tangan ke tubuh korban.

Dalam video tersebut juga terjadi percakapan antara korban dan para pelaku. Meski korban sudah berulangkali meminta maaf, namun para pelaku tak menghentikan tendangannya.

Advertisement

"Tak titeni kowe le, sesuk kon rene kabeh kancamu (saya ingat-ingat, besok suruh ke sini semua temanmu)," ucap salah seorang pelaku.

Dihubungi merdeka.com, Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto membenarkan peristiwa tersebut terjadi di wilayah hukum Karanganyar. Peristiwa tersebut terjadi pada hari Selasa, 6 Februari kemarin di sebuah kebun Karet, Kecamatan Kerjo.

"Ada 6 anak yang telah diamankan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Karanganyar. Mereka masih kita periksa dari pagi sampai malam ini," ujar Henik, Kamis (8/2) malam.

Advertisement

Dugaan sementara, pengeroyokan tersebut terjadi karena kesalahpahaman antara siswa di dua sekolah SMP berbeda. Selain keenam siswa, polisi juga memanggil seluruh orang tua mereka.

Terkait kondisi korban, dia menyebut tidak mengalami luka parah. Namun saat ini masih mendapatkan perawatan medis.

"Saat ini sedang dilakukan mediasi di Satreskrim Polres Karanganyar. Hadir juga dalam mediasi tersebut selain para orang tua, guru, Dinas Pendidikan dan unit PPA Satreskrim yang dipimpin Wakapolres," terangnya.

Dia melanjutkan, pertimbangan dilakukan mediasi karena para pelaku masih di bawah umur dan masih bersekolah. "Untuk kondisi korban saat ini baik. Sementara mediasi sedang berjalan, jadi kita masih menunggu hasilnya," pungkasnya.

Baca juga:
Kelas rusak berat, murid SDN Cipinang 01 belajar di teras
Gerombolan anak SMA di Semarang mabuk ciu nekat adang polisi
Mirisnya murid SD negeri Serang belajar di gubuk dengan lingkungan berlumpur
Mau rapat dengan Jokowi, Mendikbud tegur siswa SMK merokok di pinggir jalan
Antusiasme murid SD ikut sosialisasi tertib berlalu lintas
Serunya mengisi libur dengan bermain dan belajar di Kampung Matematika
Uniprep-UNSW lepas pelajar Indonesia menuju universitas terbaik di Australia

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.