LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Anggaran Perawatan Situs Pekabaran Injil di Manokwari Diduga Dikorupsi

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mempersilakan Polda memproses hukum, dugaan korupsi dana hibah pemeliharaan Situs Pekabaran Injil di Pulau Mansinam Manokwari.

2019-02-21 08:00:00
Kasus korupsi
Advertisement

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mempersilakan Polda memproses hukum, dugaan korupsi dana hibah pemeliharaan Situs Pekabaran Injil di Pulau Mansinam Manokwari.

"Silakan diproses hukum, ini harus ditindak karena anggaran yang dikucurkan Pemerintah Provinsi Papua Barat cukup besar," kata Mandacan, di Manokwari, Kamis (21/2). Dikutip dari Antara.

Dia menyebutkan, pemeliharaan Situs Pekabaran Injil di Mansinam ditangani oleh sebuah badan pengelola. Pada tahun 2017 Pemprov Papua Barat menyalurkan dana hibah sebesar Rp 4 miliar dan tahun 2018 Rp 5 miliar.

Advertisement

"Tahun 2019 juga dialokasikan, tetapi belum dicairkan. Anggaran tahun sebelumnya harus dipertanggungjawabkan dulu," katanya lagi.

Menurutnya, alokasi anggaran yang cukup besar sudah dicairkan tidak sebanding dengan kondisi situs saat ini. Masyarakat yang terlibat sebagai karyawan badan pengelola pun mengeluh, karena belum mendapatkan hak-hak mereka selama beberapa bulan.

"Dana hibah tahun 2017 dan 2018 sudah diterima badan pengelola, tetapi pemanfaatannya dipermasalahkan. Masyarakat yang merawat situs tak diberikan hak-haknya, meskipun ada juga yang diberikan," ujarnya.

Advertisement

Gubernur menilai, selama ini kondisi situs di Mansinam kurang terawat, karena badan pengelola tidak transparan dan tidak membayar hak-hak masyarakat yang merawat situs.

"Setelah kami telusuri, ini berhubungan dengan berbagai pihak, terutama bendahara. Kita sudah beberapa kali panggil bendahara tetapi yang bersangkutan tidak pernah datang," ujarnya pula.

"Dipanggil tidak pernah datang, maka kita serahkan ke penegak hukum untuk bisa membantu mencari keberadaan bendahara," kata Gubernur lagi.

Kepala Inspektorat Papua Barat Sugiyono secara terpisah mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan Polda Papua Barat untuk menelusuri keberadaan bendahara Badan Pengelola Situs Mansinam berinisial ME.

Senin (18/2) lalu, tim telah dikirim ke Jakarta untuk mencari ME, pensiunan ASN yang pernah terseret kasus korupsi tersebut.

Baca juga:
ICW Prediksi Negara Rugi Rp 6,5 Miliar Tiap Bulan Karena Beri Gaji 1.466 PNS Koruptor
Mendagri Ingatkan Gubernur Riau Hindari Area Rawan Korupsi Saat Susun Anggaran
Selama Kabur ke Tuban, Terpidana Korupsi Asal Lampung Berjualan Mainan Anak
1.466 PNS Koruptor Masih Digaji, ICW Minta BPK Hitung Kerugian Negara
KPK Periksa Anggota DPR Dari Fraksi PAN Terkait Kasus Suap

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.