LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Anggap selawatan di musala karaoke, bule ini minta maaf

Anggap selawatan di musala karaoke, bule ini minta maaf. Bule asal Prancis ini sebelumnya marah-marah lantaran merasa terganggu dengan selawatan dipimpin Ustaz Ade Syafei di musala dan menudingnya tengah karaoke.

2018-06-03 18:52:34
Video Viral
Advertisement

Frank Jean Pierre Schulthess akhirnya meminta maaf usai marah-marah kepada seorang ustaz lantaran kerap berselawat di musala. Bule asal Prancis ini sebelumnya marah-marah lantaran merasa terganggu dengan selawatan dipimpin Ustaz Ade Syafei di musala dan menudingnya tengah karaoke.

Permintaan maaf itu langsung dilakukan Frank kepada Ustaz Ade Syafei setelah dibawa polisi ke Mapolsek Ciampea, Bogor, Jawa Barat. Ia sebelumnya menyatrono dan memarahi Ustaz Ade di kediamannya di Kampung Ciampea Ilir RT 03 RW 06 Desa Tegalwaru Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor.

"WNA menyadari akan kesalahan yang diperbuat dengan perkataan dan tersebar dimedsos karena tidak mengetahui kegiatan tersebut (Selawatan Tadarus) merupakan kegiatan umat muslim," kata Kapolres Bogor AKBP AM Dicky Pastika Gading dalam keterangan tertulisnya kepada merdeka.com, Minggu (3/6).

Advertisement

Peristiwa itu berawal ketika Ustaz Ade Syafei tengah tadarus dengan remaja di musala Nurul Jadid didatangi Frank pada Sabtu (2/6) dini hari. Frank yang rumahnya berdepanan dengan musala itu merasa bising dan tak senang dengan tadarus atau pengajian memakai pengeras suara pimpinan Ustaz Ade.

Namun kedatangan Frank saat itu dicuekin oleh Ustaz Ade dan remaja yang tengah tadarus. Merasa tak puas, siang harinya Frank lantas mendatangi rumah Ustaz Ade. Ia menegur dengan bahasa yang kurang difahami dan dimengerti. Kebetulan di rumah Ustaz Ade ada rekannya yang kemudian merekam aksi Frank memakai handphone.

Advertisement

Rekaman itu kemudian menyebar di media sosial. Sehari kemudian kepolisian mendapat informasi dari masyarakat terkait peristiwa tersebut dan mengamankan Frank beserta istrinya, Asmini, ke Mapolsek Ciampea.

"Nyai Asmini mengetahui bahwa suaminya sering mengalami kambuh penyakit berupa marah-marah dan bahkan untuk tidur pun ditempatkan di luar rumah," kata Dicky.

Kepada polisi Asmini mengaku sudah delapan tahun menikah dan tinggal di kampung tersebut dengan Frank. Sejak 8 tahun menikah, Frank melakukan pelaporan visa secara kontinyu keluar masuk negara tetangga agar bisa tetap tinggal bersama Asmini.

Setelah menyadari kesalahannya Frank kemudian meminta maaf kepada Ustaz Ade. Permintaan maaf itu dilakukan disaksikan langsung tokoh setempat di Mapolsek Ciampea.

"Pihak Polsek menghadirkan Ustaz Ade Safei untuk dilakukan mediasi dan untuk dilakukan sosialisasi ke warga masyarakat bahwa WNA sudah meminta maaf akan kejadian yang telah diperbuat dan tidak akan mengulangi," kata Dicky.

Sebelumnya, rekaman seorang pria diduga warga negara asing mendatangi warga memprotes lantunan selawat dari musala viral di facebook. Dari rekaman yang beredar kejadian tersebut terjadi di wilayah Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Rekaman awal memperlihatkan bule berkaos singlet dan bercelana pendek tersebut memarahi seorang laki tengah memakai sarung dan koko dan ibu-ibu. Bule itu marah lantaran mendengar selawatan dari musala yang menurutnya suara karaoke.

Kapolres Bogor AKBP AM Dicky Pastika Gading mengatakan, peristiwa itu terjadi di Kampung Ciampea Ilir RT 03 RW 06 Desa Tegalwaru Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor. Dari hasil penyelidikan kepolisian bule tersebut mengamuk lantaran mendengar salawatan dipimpin Ustaz Ade Syafei lantaran dikiranya karaoke.

"Telah terjadi kesalah pahamanan antara warga yang melaksanakan adanya acara tadarus dan mengaji di Musala Nurul Jadid yang dipimpin oleh Ustaz Ade Syafei dan mengakibatkan cecok mulut antara Mr Frank yang merupakan warga negara Prancis yang tinggal berdepanan dengan Musala," kata Dicky dalam keterangan tertulisnya kepada merdeka.com, Minggu (3/6).

Baca juga:
Merasa terganggu selawatan di musala, bule di Bogor datangi ustaz dan marah-marah
Tanggapi video ibu-ibu marahi polisi, Kakorlantas sebut 'Pasrah saja kalau ditilang'
Kurang saksi dan bukti, polisi kesulitan ungkap kasus sobekan Alquran
Berkas perkara remaja hina Jokowi di medsos dikirim ke Kejati DKI Jakarta
Serempet pemotor, pengemudi Pajero ini malah tembaki korban dengan airgun

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.