LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Anas: Kampanye kreatif dengan adu karya, bukan adu domba

Calon Wakil Gubernur Jatim Abdullah Azwar Anas kembali menggelar konsolidasi politik. Bupati Banyuwangi itu mengunjungi Kabupaten dan Kota Pasuruan, serta Kabupaten Lumajang

2017-11-20 11:32:54
Abdullah Azwar Anas
Advertisement

Calon Wakil Gubernur Jatim Abdullah Azwar Anas kembali menggelar konsolidasi politik. Bupati Banyuwangi itu mengunjungi Kabupaten dan Kota Pasuruan, serta Kabupaten Lumajang.

Salah satu pesan utama Anas adalah mengajak kampanye secara inspiratif dan kreatif. Di tiap daerah, Anas menggelar rapat bersama ratusan pengurus dan kader PDI Perjuangan setempat.

"Alhamdulillah, dengan hari ini Insya Allah kami sudah mengunjungi 34 kabupaten/kota sejak diumumkan sebagai pasangan cagub dan cawagub bersama Pak Saifullah Yusuf alias Gus Ipul. Barisan makin solid, bahkan kita sudah mulai memanasi regu penggerak pemilih yang berarti sudah mulai merambah dari rumah ke rumah, bukan cuma seremoni acara," kata Anas saat dihubungi.

Para kader, sambung Anas, semakin bersemangat bergerak mensosialisasikan duet Gus Ipul-Anas hingga akar rumput. "Setiap pertemuan dihadiri pengurus dan para kader hingga ke level kecamatan dan desa atau kelurahan. Kita menyamakan frekuensi tentang apa saja yang harus dipaparkan ke publik," ujar Anas yang bersama Gus Ipul diusung PDI Perjuangan dan PKB.

Yang menjadi titik tekan Anas adalah kampanye inspiratif dan kreatif. Fokusnya pada bagaimana caranya mengajak masyarakat untuk melakukan kegiatan positif yang bermanfaat bagi sesama.

"Daripada politik caci-maki, lebih baik kita memberi inspirasi. Saya sampaikan, kita harus adu karya, bukan adu domba," kata Anas.

Cara-cara kampanye inspiratif itu dinilai Anas sangat efektif dalam mendulang simpati publik.

"Generasi zaman sekarang sudah lelah berkonflik. Bahkan, Presiden Jokowi pun seminggu lalu menyampaikan, kita tidak boleh terpecah belah karena Pilkada. Pilkada ini ajang lima tahunan, sedangkan persaudaraan kita selamanya," pungkas Anas.

(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.