Anak Rhoma Irama bicara Jokowi, macet, banjir, dan dangdut
Ridho Rhoma, anak Rhoma Irama yang juga berprofesi sebagai musisi punya pandangan tersendiri tentang Jokowi.
Jokowi dilantik sebagai Gubernur DKI Jakarta belum sepekan lalu. Tetapi gayanya memimpin dengan mengunjungi berbagai lokasi di Jakarta menuai banyak pujian. Jokowi juga menunjukkan diri sebagai figur yang tidak terikat dengan segala macam urusan protokoler yang njlimet. Harapannya yang pasti, setelah dari beberapa pendahulu sebelumnya, janji-janji Jokowi benar-benar terealisasi. Kalau yang sebelumnya kan waduk sudah terealisasi, penambahan jalan layang untuk mengurai kemacetan sudah ada prosesnya bahkan sudah kelihatan sedikit lagi selesai. Belum bisa dinilai. Mengatur sebuah kota tidak semudah membalikkan telapak tangan. Jadi mengatur rumah tangga saja susah yang isinya 4 atau 5 orang saja, apalagi mengatur sebuah kota yang isinya banyak orang, pasti sulitlah. Kita tunggu dua tahun mungkin, baru keliatan pergerakannya. Saya melihat masih banyak pedangdut yang kurang menghargai tentang dangdut itu sendiri. Performance atau kalau penampilannya seperti itu, masyarakat akan kasih image seperti apa ya.
Menanggapi gebrakan Jokowi, pedangdut kondang Rhoma Irama mengatakan, sebaiknya sekarang sama-sama bekerja sama untuk membangun Jakarta menjadi lebih baik. Kalau dulu jelang pemilihan gubernur sempat berselisih pandang, sebaiknya segera dilupakan.
Lantas, apa komentar anak Rhoma Irama soal Jokowi. Ridho Rhoma, anak Rhoma Irama yang juga berprofesi sebagai musisi punya pandangan tersendiri tentang Jokowi. Berikut pandangan Ridho soal Jokowi dan Jakarta yang disampaikan saat berkunjung ke redaksi merdeka.com di Tebet baru lalu.Soal Jokowi
Saya harap gubernur sekarang benar-benar menuntaskan dan mewujudkan cita-cita Jakarta. Sosok jokowi lebih dikenal dekat dengan masyarakat, istilahnya ke bawah. Saya harap lebih mengajak masyarakat dan bersosialisasi untuk ikut mendukung mewujudkan cita-cita jakarta.
Kalau kita bilang Jakarta masih banjir, tapi masyarakat tidak mendukung dengan membuang sampah sembarangan, ya akan banjir terus. Kalau macet, banyak orang tidak mematuhi peraturan jalan bahkan mobil masih banyak yang tidak memenuhi persyaratan, ya akan macet terus. Semoga Jokowi yang dekat dengan rakyat, bisa menyampaikan kepada masyarakat.Soal 3 hari kinerja Jokowi
Soal dangdut
Pencipta lagu, mereka bikin lagi cuma untuk nyari uang doang, tidak ada kepedulian dengan pendidikan untuk peduli aspirasi masyarakat atau seni, jarang yang kayak gitu.
Kalau pedangdut tidak menghargai musiknya, ya gimana orang lain menghargai dangdut. Saya akui musik dangdut masih banyak yang menganggap rendah, makanya saya disini mati-matian menaikkan dangdut ke level berikutnya, supaya orang memandang dangdut lebih baik bahkan ke dunia.