LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Anak kos dengar keributan di rumah Benhil milik pasutri tewas di Purbalingga

"Rapih banget pelakunya cuma ada bercak darah sampe-sampe alat pel dicuci bersih cuma ada bercak darah sedikit," pungkasnya.

2017-09-11 20:11:28
Penemuan mayat
Advertisement

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Suyudi Ari Seto mengungkapkan anak kos sempat mendengar keributan di malam sebelum pasutri yang ditemukan tewas di Purbalingga.

Keributan itu didengar oleh anak kos yang menyewa di rumah milik korban di kawasan Benhil, Jakarta Pusat.

"Orang (yang) kos dengar suara keributan kemarin (Minggu, 10 September) sekitar jam 7 malam," ujar Suyudi saat ditemui di lokasi, Benhil, Jakarta Pusat, Senin (11/9).

Ia pun menduga jika ketika itulah peristiwa dibunuhnya pasangan suami istri tersebut.

"Jadi itu diduga itulah saat kejadiannya itu," ucapnya.

Suyudi menambahkan, saat mendengar keributan, anak kos tidak merasa curiga.

"Enggak curiga, namanya anak kos kan dikira ribut-ribut biasa. Dia enggak berani juga turun karena cewe," tuturnya.

Kini, lanjut Suyudi, pihaknya sedang mencari keberadaan CCTV di sekitar rumah korban.

"Di sini (rumah korban) sih enggak ada. Tapi di sekitar sini lagi kita cari," tambahnya.

Sementara itu, Ahmad ZAini, adik Husni Zarkasi (55) korban pria mengatakan jika rumah tersebut memang dijadikan indekos di lantai atas.

"Di bagian atas rumah dijadiin kos-kosan. Ada 4 kamar kos tapi cuma dua yang keisi itu cewe semua", ucapnya.

Pun, ia menduga korban dihabisi di rumah yang Benhil baru dibuang ke Purbalingga.

"Rapih banget pelakunya cuma ada bercak darah sampe-sampe alat pel dicuci bersih cuma ada bercak darah sedikit," pungkasnya.

Sebelumnya, ditemukan mayat sepasang suami istri ditemukan mengambang di Sungai Klawing Desa Plumbungan, Kecamatan Bobotsari, Purbalingga, Senin (11/9). Dua mayat itu ditemukan tepat di bawah Jembatan Dusun Penisihan, dalam keadaan terbungkus bed cover dengan keadaan tangan dan kaki terikat tali.

Kedua mayat diduga merupakan korban pembunuhan. Kemungkinan mayat tersebut dibawa menggunakan mobil lantas dibuang ke jembatan pada malam hari.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi mengantongi barang bukti seperti bed cover, mukena, sarung, baju koko, peci, sandal, tali, dan batu bercak darah. Kedua korban diketahui bernama Husni Zarkasih (57 tahun) dan Zakiyah (52 tahun).

Keduanya merupakan warga Jalan Pengairan No. 21 RT 11 RW 6, Kelurahan Bendungan Hilir, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Baca juga:
Ada bercak darah di rumah Benhil milik pasutri yang tewas di Purbalingga
Suami dan istri terbungkus bed cover diduga korban pembunuhan
Warga Ogan Ilir temukan mayat petani bersimbah darah
Mayat pria & perempuan tangan terikat & dibungkus bed cover ditemukan di Purbalingga
Kematian tragis 2 WN Jepang di Pulau Dewata
Diduga hendak mengintip tetangga, Ajun tersetrum dan jatuh dari plafon hingga tewas

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.