Ambon Diguncang 10 Kali Gempa Susulan Akibat Sesar Aktif
Gempa magnitudo 6,5 yang mengguncang Kota Ambon, Kairatu dan Pulau Haruku, Provinsi Maluku, disebabkan oleh sesar aktif. Gempa terjadi Kamis (26/9) sekitar pukul 06.44 WIB.
Gempa magnitudo 6,5 yang mengguncang Kota Ambon, Kairatu dan Pulau Haruku, Provinsi Maluku, disebabkan oleh sesar aktif. Gempa terjadi Kamis (26/9) sekitar pukul 06.44 WIB.
Hingga pukul 07.45 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 10 aktivitas gempa bumi susulan (aftershocks) dengan kekuatan mencapai 5,6 M.
"Gempa tersebut dipicu sesar aktif," kata Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Daryono kepada wartawan.
Berdasarkan hasil analisis BMKG, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 3,43 LS dan 128,46 BT atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 15,3 kilometer (km) arah tenggara kota Kairatu atau pada jarak 42 km arah timur laut Kota Ambon, Provinsi Maluku pada kedalaman 10 km.
Ia mengatakan dengan memerhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif lokal.
"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan dari struktur sesar mendatar atau strike slip fault," katanya.
Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi magnitudo 6,5 tersebut tidak berpotensi tsunami. Berdasarkan informasi dari masyarakat dan shakemap BMKG, dampak gempa bumi juga dirasakan di daerah Tihulae dan Latu dalam skala intensitas V-VI MMI di Banda II MMI.
"Wilayah ini berpotensi terjadi kerusakan," ujar dia.
Baca juga:
Satu Orang Tewas di Ambon Tertimbun Longsor Akibat Gempa Magnitudo 6,8
Jembatan Retak dan Bangunan Universitas Pattimura Rusak akibat Gempa
Pagi Ini, Ambon Diguncang Gempa Magnitudo 6.8 dan Labuan Bajo 5.0
Raja Ampat Papua Barat Diguncang Gempa 3,1 Magnitudo
Gempa Bumi Berkekuatan 5,6 Magnitudo Guncang Albania
Gempa di Laut Jawa Akibat Deformasi Batuan Lempeng Indo-Australia