Amankan imlek dari teroris, Jenderal Sutarman kerahkan anak buah
Untuk Ibu Kota, lebih dari 3.000 personel Kepolisian dikerahkan untuk berjaga di titik-titik rawan perayaan.
Kapolri Jenderal Pol Sutarman menyiapkan 9.000 personelnya untuk mengamankan perayaan Tahun Baru Imlek di seluruh Indonesia. Untuk Ibu Kota, lebih dari 3.000 personel Kepolisian dikerahkan untuk berjaga di titik-titik rawan perayaan.
"9.000 personel, Jakarta 3.000 lebih dan Mabes juga stand by. Wihara, klenteng, wisata, tempat untuk makan-makan dan sebagainya," ujar Sutarman di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (30/1).
Sutarman mengatakan ribuan personel itu sudah menggelar apel untuk menangani ancaman terorisme terhadap masyarakat.
"Sudah diapelkan juga, saya kira ancaman ada di setiap masyarakat berkumpul pasti ada polisi, dan seluruhnya sudah diamankan wihara, rekreasi, kita siap amankan, dan sampai sekarang belum ada ancaman teror. Tetapi sel-sel mereka masih ada, makannya kita amankan untuk ibadah," jelasnya.
Perayaan Tahun Baru Imlek jatuh pada tanggal 31 Desember besok. Para warga Tionghoa merayakan tahun baru China yang ke 2565.
Baca juga:
Sambut Imlek di Singapura, barongsai naga beraksi di bawah laut
PDI Perjuangan kirim karangan bunga 'Selamat Imlek' untuk Ahok
Amankan Imlek, Polda Metro sebar 2.400 personel
Imlek, Lenovo gelar promo di tahun kuda
Pers Tionghoa dalam pergerakan Indonesia