Amankan demo 121 di Medan, Polda Sumut BKO-kan 590 personel
Amankan demo 121 di Medan, Polda Sumut BKO-kan 590 personel. Di Medan, unjuk rasa mahasiswa akan digelar serentak di 8 lokasi. Lebih kurang 600 mahasiswa akan turun ke jalan. "Tuntutan dari para mahasiswa tersebut tentang Tarif Dasar Listrik (TDL), PNBP dan BBM."
Unjuk rasa mahasiswa pada 12 Januari untuk menentang kebijakan pemerintah menaikkan tarif listrik, PNBP di kepolisian dan harga BBM, mendapat perhatian khusus kepolisian. Polda Sumut akan mengerahkan 590 personelnya untuk membantu pengamanan di Kota Medan.
"Untuk mengantisipasi kegiatan unjuk rasa tersebut, Polda Sumut akan mem-BKO-kan 590 personel Polda Sumut untuk memback-up Polrestabes Medan," kata Kasubbid Penerangan Masyarakat (Penmas) Bidang Humas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, Rabu (11/1).
Berdasarkan laporan yang masuk, unjuk rasa serentak pada 12 Januari yang juga dikenal dengan Aksi 121 di Medan direncanakan berlangsung di 8 lokasi, yaitu Bundaran Majestik, kantor Samsat Medan Selatan, kantor Samsat Medan Utara, Mapolda Sumut, Lapangan Merdeka, Universitas Sumatera Utara (USU), Kantor Gubernur Sumut dan DPRD Sumut.
Elemen mahasiswa yang dinyatakan akan turun ke jalan di antaranya dari BEM USU, HMI, PMII, dan KAHMI. Polisi memperkirakan jumlah massa mahasiswa 600 orang.
Demo ini sudah digaungkan akan menentang kebijakan pemerintah yang dinilai memberatkan rakyat. "Tuntutan dari para mahasiswa tersebut tentang Tarif Dasar Listrik (TDL), PNBP dan BBM," pungkas Nainggolan.
Baca juga:
Jokowi dianggap gagal, mahasiswa PMII salat gaib dan bakar keranda
Mahasiswa Medan demo tolak kebijakan pemerintah soal kenaikan tarif
Bawa keranda dan pocong, mahasiswa Semarang demo tolak semen Rembang
Tuntut Jokowi mundur, demo mahasiswa depan Balai Kota Solo ricuh
Tolak kenaikan BBM, ratusan mahasiswa gelar demo di Bundaran Gladag
Hari Antikorupsi, pendemo hadiahi celana dalam untuk Kejati Sulsel
Rusak dan bakar motor polisi, 18 mahasiswa Makassar masih buron