Alumni Akpol 95 Bantu Beban Nelayan di Pulau Harapan Terdampak Pandemi
Kombes Wahyu Bintono yang didaulat menjadi Ketua Patria Tama mengatakan, pihaknya juga menyerahkan bantuan serupa secara serentak di sejumlah daerah seperti Lampung, Maluku, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Barat.
Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1995 memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19 yang berada di Pulau Harapan, Kepulauan Seribu. 1.000 paket sembako kepada warga juga dalam rangka memperingati hari Bhayangkara ke 74.
Kombes Wahyu Bintono yang didaulat menjadi Ketua Patria Tama mengatakan, pihaknya juga menyerahkan bantuan serupa secara serentak di sejumlah daerah seperti Lampung, Maluku, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Barat.
"Ini kegiatan pertama alumni Akpol 95 di masa pandemi covid-19 ini. Jika keadaan mendukung, kegiatan seperti ini akan dilakukan kembali untuk membantu warga yang terdampak pandemi virus korona ini," katanya dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (13/6).
Menurutnya, warga Pulau Harapan di Kabupaten Kepulauan Seribu termasuk yang merasakan kesulitan ekonomi akibat pandemi Covid-19.
"Sebagai warga yang mayoritas bekerja sebagai nelayan, saat ini mereka kesulitan lantaran pembeli ikan hasil tangkapan mereka sangat berkurang jumlahnya. Itu sebabnya, para alumni menyalurkan bantuan untuk mereka," ujarnya.
Selain di Kepulauan Seribu, ribuan paket sembako juga disebar di beberapa daerah, antara lain:
1. Polda Metro Jaya: 7000 paket sembako
2. Polda Jawa Tengah: 4000 paket
3. Polda Jawa Timur : 5000 paket
4. Polda Banten : 2000 paket
5. Polda Lampung: 2000 paket.
6. Polda Jambi: 1000 paket
7. Polda Maluku: 1000 paket
8. Polda Sultra: 1000 paket
9. Polda DIY: 1000 paket
10. Polda sulsel: 1000 paket
Total menjadi 25.000 paket.
Arsina, warga Pulau Harapan, mengatakan Pulau Harapan masih berstatus zona hijau atau zona aman dari Covid-19.
"Tapi, jumlah pembeli ikan hasil tangkapan kami sangat berkurang akibat virus korona. Dampaknya, penghasilan kami juga sangat berkurang," pungkasnya.
(mdk/fik)