LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Alquran tidak utuh beredar di Madiun, MUI sisir toko buku

Alquran itu cetakan penerbit Karya Agung asal Surabaya. Diduga sudah tersebar ke seluruh Jawa Timur.

2016-06-29 11:34:18
Penistaan Agama
Advertisement

Umat Islam Kota Madiun, Jawa Timur, digegerkan dengan beredarnya Alquran yang isinya tidak komplet. Alhasil, tim Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat bersama dengan Kementerian Agama dan polisi menyisir sejumlah toko buku di wilayah Madiun, guna mencari Alquran itu.

"Penyisiran ini dilakukan menyusul adanya laporan kepada MUI bahwa enam surat Al Quran cetakan penerbit Karya Agung raib alias tidak ada," kata Ketua MUI Kota Madiun, Sutoyo, di Madiun, seperti dilansir dari Antara, Rabu (29/6).

Ke enam surat hilang adalah Al Fatah, Al Hujarat, Al-Qof, Ad Dzariat, At Tur, dan An Najm. Tim khusus itu menyisir empat toko buku terbesar di Kota Madiun, di antaranya Toko Bahagia, Media, Togamas, dan Gramedia.

Mereka memeriksa Alquran dijual di toko-toko buku itu satu persatu. Sejauh ini belum ditemukan Alquran cetakan penerbit Karya Agung.

"Jika nanti ditemukan, kami akan merekomendasikan untuk ditarik dari toko buku. MUI juga meminta masyarakat jeli dan waspada dalam membeli Alquran," ujar Sutoyo.

Selain menarik dari peredaran, MUI juga meminta polisi segera bertindak. Sebab jika kondisi itu dibiarkan, ditakutkan dapat memicu konflik suku, agama, ras, dan antar-golongan (SARA). Salah satu pengelola toko buku setempat, Lina, mengaku pernah mendapat laporan dari konsumennya tentang keberadaan Alquran tidak lengkap itu.

"Atas laporan tersebut, kami memutuskan untuk menggantinya dengan yang baru. Sedangkan Alquran yang tidak lengkap tersebut kami minta untuk diretur," kata Lina.

Lina mengatakan, dia telah menelusuri penerbit mencetak Alquran tak lengkap itu berada di Surabaya. Untuk itu, dia berkoordinasi dengan Kemenag Surabaya dan Kanwil Kemenag Jawa Timur, buat mengusut masalah Alquran tak lengkap itu. Termasuk kemungkinan Alquran tak lengkap itu telah beredar di wilayah Jatim.

Baca juga:
Cerita alay injak Alquran ditangkap polisi akhirnya dibebaskan
Geram disebut sesat, perguruan silat ini mengadu ke polisi
Dugaan penistaan agama, DZM diduga ajarkan salat seperti semadi
Hina umat Islam di Facebook, siswa SMA di Riau dilaporkan ke polisi
Deretan orang Indonesia mengaku nabi

(mdk/ary)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.