LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Alkohol Cemari Sungai Bengawan Solo, Ini Penyebabnya

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Jawa Tengah (Jateng) menduga instalasi pengolahan air limbah (IPAL) digunakan industri etanol untuk membuang limbahnya ke Sungai Bengawan Solo tidak berfungsi optimal.

2019-09-29 23:00:00
pencemaran lingkungan
Advertisement

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Jawa Tengah (Jateng) menduga instalasi pengolahan air limbah (IPAL) industri etanol untuk membuang limbahnya ke Sungai Bengawan Solo tidak berfungsi optimal. Kondisi itu membuat Sungai Bengawan Solo tercemar alkohol atau ciu.

"Jadi ada industri UKM ciu di Sukoharjo. IPAL sudah ada, tapi soal pengoperasian itu yang kita tidak tahu," kata Kepala DLHK Jateng, Teguh Dwi Paryono, Minggu (29/9).

Dia menyebut untuk mengoperasikan IPAL dibutuhkan anggaran cukup besar. "Kemungkinan yang membuat pelaku industri alkohol di wilayah sekitar Sungai Bengawan enggan mengoperasikan IPAL untuk mengolah limbah," ungkapnya.

Advertisement

Upaya untuk menyelesaikan persoalan pencemaran limbah industri di Bengawan Solo, pihaknya sudah memanggil pemerintah daerah maupun DLH setempat untuk menggelar rapat koordinasi.

"Permasalahannya di UKM ciu, ya kami sebisa mungkin akan melakukan pendekatan dan pembinaan. Supaya, mereka tidak lagi membuang limbahnya ke Bengawan Solo," jelasnya.

DLHK Jateng juga berkoordinasi dengan Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Kemaritiman untuk menyelidiki kandungan air di Sungai Bengawan Solo.

Advertisement

"Kemenko Maritim sudah melakukan penyelidikan. Hasilnya belum keluar, yang jelas hasil analisis kami, COD dan DO menunjukkan fosfat dan poly (tercemar)," tutup Teguh.

Baca juga:
Air Berwarna Hitam, Sungai Bengawan Solo Diduga Tercemar Limbah Berbahaya
Sebelum Beri Sanksi, Anies Akan Panggil Pabrik di Cilincing yang Hasilkan Polusi
Selidiki Pabrik Aluminium di Cilincing, Polisi Gandeng Sudin Lingkungan Hidup
Ambil Alih Penanganan Pencemaran Sungai Cileungsi, Emil Bentuk Tim Gandeng TNI-Polri
Pasca Insiden Tumpahan Minyak, Pertamina Bakal Tingkatkan Pengamanan
Aktivis Muda Greta Thunberg Masuk Nominasi Penghargaan Nobel

(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.