LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Aliansi Aktivis Demokrasi serukan Pilgub Jatim damai

"Kami para aliansi aktivis demokrasi mengajak semua pihak menyerukan Pilgub Jatim damai, berkualitas dan berintegritas," kata Syafi'i Nawari, juru bicara aliansi aktivis demokrasi Jawa Timur kepada merdeka.com, Minggu (11/2).

2018-02-11 21:37:27
Pilgub Jatim
Advertisement

Aliansi aktivis demokrasi di Jawa Timur mulai merapatkan barisan pada Pilgub Jatim 2018. Meraka bukan mengajak untuk dukung mendukung kepada salah satu pasangan calon pada pesta demokrasi kali ini, melainkan mengajak untuk seruan damai Pilgub Jatim.

"Kami para aliansi aktivis demokrasi mengajak semua pihak menyerukan Pilgub Jatim damai, berkualitas dan berintegritas," kata Syafi'i Nawari, juru bicara aliansi aktivis demokrasi Jawa Timur kepada merdeka.com, Minggu (11/2).

Seruan Pilgub Jatim damai itu dilakukan oleh para aktivis yang terdiri dari Presidium Pena 98 Jatim, Pospera Jatim, Pusaka Sidoarjo, Gusdurian Sidoarjo dan mahasiswa serta sejumlah elemen lainnya.

Advertisement

Syafi'i Nawari menyatakan, pihaknya sepakat untuk bersama-sama menjaga dan mengawal proses Pilgub Jatim berjalan damai. Dia mengaku, pihaknya tidak ingin ada upaya-upaya memecah belah Jawa Timur dengan memanfaatkan isu Pilgub Jatim.

Sejauh ini, lanjutnya, dari sejumlah diskusi dan pengamatan yang sudah dilakukan sebelum dan sesudah pendaftaran pasangan bakal calon, pihaknya menemukan indikasi adanya upaya oknum membawa isu sara Pilgub DKI Jakarta untuk digiring ke Pilgub Jawa Timur.

"Kami menemukan di media sosial adanya upaya isu sara. Jadi jangan sampai lah itu terjadi di Jatim. Kami para aliansi aktivis peduli demokrasi pada Sabtu (10/2) malam juga berdiskusi soal itu," ujarnya.

Advertisement

Selain itu, pihaknya juga berharap agar para elit politik dan pendukung dua kandidat di Pilgub Jatim yaitu Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno dan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak untuk ikut menjaga perdamaian.

Bukan hanya itu, pihaknya juga berpesan kepada penyelenggara Pemilu, aparat penegak hukum serta aparatur negara lainnya untuk turut menjaga perdamaian tersebut.

"Tentunya mereka juga harus menjaga perdamaian di Pilgub Jatim. Kalau kami sudah sepakat menjaga dan mengawal Pilgub Jatim damai. Kami tidak ingin ada gejolak yang berdampak pada kelangsungan Jatim ke depan, mereka tentunya " tutup aktivis Pena 98 Jatim itu.

(mdk/mtf)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.