LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Alat peringatan dini dipasang di daerah rawan longsor Cilacap

Ada 35 keluarga hidup di bawah ancaman longsor.

2015-11-30 12:09:27
Tanah Longsor
Advertisement

Untuk mengantisipasi longsor yang kerap terjadi di wilayah Cilacap Barat, Jawa Tengah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat memasang alat early warning system (EWS) di sejumlah titik. Langkah tersebut dilakukan saat memasuki puncak musim hujan yang dikhawatirkan terjadi bencana longsor di sejumlah titik.

BPBD Cilacap memulai pemasangan EWS di Grumbul Cijeunjing Desa Cibeunying Kecamatan Majenang. Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPBD Cilacap bagian Barat, Edi Sapto Priyono mengatakan pemasangan di wilayah tersebut dilakukan karena ada 35 keluarga di wilayah Cijeunjung belum direlokasi.

"Retakan tanah yang ada di sana (Grumbul Cijeunjing), yang sudah setahun kejadiannya, sampai sekarang masih kita pantau perkembangan pergerakan tanahnya. Sampai sekarang, sudah dipasang dua Early Warning System (EWS)," ujarnya, Senin (30/11).

Edi menambahkan, Dusun Cijeunjing berpotensi longsor setelah muncul retakan tanah sepanjang 300 meter dengan lebar antara 10 centimeter hingga 120 centimeter di perbukitan sebelah barat dusun.

"Warga sempat menguruk retakan tanah agar air tidak rembes ke dalam retakan yang bisa memicu bencana tanah longsor. Tiap kali hujan deras, warga setempat mengungsi ke tempat yang lebih aman," katanya.

Dia mengemukakan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berencana memasang lima EWS di titik lain. Wilayah yang akan dipasang EWS meliputi wilayah Panulisan Timur, Matenggeng dan Sumpinghayu Kecamatan Dayeuhluhur.

"Kemudian EWS juga akan dipasang di Desa Pangadegan Kecamatan Majenang dan Majingklak di Kecamatan Wanareja," ucapnya.

"Dengan dipasang alat tersebut, jelas akan membantu kita mengetahui pergerakan dini pergerakan tanah," ujarnya.(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.