LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Alasan Pemerintah Pilih Vaksin Sinovac: Paling Terdepan

Vaksin Sinovac ini juga tengah menjalani uji klinis tahap ketiga di Indonesia. Sehingga dipercaya vaksin Sinovac paling terdepan dibanding vaksin dari pengembang lainnya.

2020-12-14 13:37:28
Vaksin Sinovac
Advertisement

Juru Bicara vaksin Covid-19 Bambang Heriyanto menjelaskan alasan pemerintah mendatangkan vaksin Sinovac dari Cina lebih dahulu. Aman dan cepat sebagai alasannya.

Bambang mengatakan, Presiden Joko Widodo memberikan arahan supaya mendatangkan vaksin berdasarkan prinsip aman, cepat dan mandiri.

"Jadi tadi karena Sinovac tercepat, terdepan juga termasuk sudah masuk dalam (uji klinis) fase III, sekarang beberapa juga sudah kelihatan juga ada Pfizer, moderna, dan insya allah Sinovac juga. Cuma dalam satu kelompok itu Sinovac yang terdepan,"kata Bambang kepada wartawan, Senin (14/12).

Advertisement

Dari ratusan penelitian terhadap vaksin Covid-19, ada 10 pengembang yang terdepan dalam penelitian Vaksin Covid-19. Salah satunya adalah Sinovac. Namun, dibanding pengembang yang lain, vaksin Sinovac dinilai paling cepat.

Vaksin Sinovac ini juga tengah menjalani uji klinis tahap ketiga di Indonesia. Sehingga dipercaya vaksin Sinovac paling terdepan dibanding vaksin dari pengembang lainnya.

"Ada namanya soft list ya, ada sekitar 10 pengembang yang sudah terdepan dalam mengembangkan vaksin Covid-19, salah satunya Sinovac. Ada juga di situ Pfizier, Sinopharm, ada Moderna. Kita melihat Sinovac ini termasuk yang cepat," katanya.

Advertisement

Selain itu, alasan lainnya adalah kompetensi teknologi pengembangan vaksin. Sinovac memiliki kesamaan kompetensi platform inactivated dengan Bio Farma. Sehingga diharapkan akan ada transfer teknologi agar Indonesia bisa mengembangkan vaksin secara mandiri.

"Artinya kalau terjadi di situ ada transfer teknologi kita menuju ke arah mandiri, seperti yang dikatakan pak Jokowi harus cepat, aman dan mandiri. Artinya kan kita nanti suatu saat kita bisa buat vaksin sendiri," jelas Bambang yang juga juru bicara Bio Farma ini.

Baca juga:
Wagub Cok Ace Nilai Wajar Jika Bali Jadi Prioritas Awal Vaksinasi Covid-19
Cerita Dubes RI Terima Vaksinasi Covid-19 di Uni Emirat Arab
PKS Pesan BPOM Hati-Hati Soal Vaksin Sinovac, Jangan Kejar Tayang
Belajar dari Hong Kong: Memilih Vaksin Sinovac karena Pertimbangan Politik
Latih 2.400 Vaksinator, Ini Fakta Pemprov Jatim Siap Distribusikan Vaksin Covid-19
Satgas Mulai Mendata Warga Yogyakarta yang Masuk Kategori Penerima Vaksin Covid-19

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.