LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Alasan Artidjo Hingga Albertina Ho Terima Tawaran Jokowi Jadi Dewan Pengawas KPK

Lima Anggota Dewan Pengawas KPK sudah hadir di Istana. Mereka mengungkap alasan menerima tawaran Jokowi menjadi dewan pengawas.

2019-12-20 13:57:23
Dewan Pengawas KPK
Advertisement

Beberapa calon dewan pengawas KPK periode 2019-2023 sudah hadir di Istana Kepresidenan. Mereka akan dilantik oleh Presiden Joko Widodo. Mulai dari Peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsuddin Haris, Mantan Hakim Agung Artidjo Alkostar, Hakim Albertina Ho, Mantan Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi Harjono.

Artidjo yakin nantinya timnya dan pihak KPK akan bekerja sama dengan baik. Hal tersebut kata dia untuk kepentingan publik dalam memberantas korupsi.

"Harus yakin (bisa bekerja sama) karena itu kan kepentingan publik syaratnya," kata Artidjo di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (20/12).

Advertisement

Meski publik memandang sebelah mata dewan pengawas, dia yakin timnya akan bekerja dengan profesional dan proporsional. "Ya tergantung orangnya," kata Artidjo.

Dia mengutarakan alasannya menerima tawaran Presiden Jokowi untuk menjadi dewan pengawas. Menurut Artidjo, dewan pengawas penting.

"Panggilan republik ini. Saya kan tidak boleh egoistis. Tapi kan kalau itu diperlukan negara perlu kita bantu," kata Artidjo.

Advertisement

Syamsuddin: Ingin Pemerintahan Bersih

Syamsuddin Haris, pengamat Ilmu Politik dari Lipi juga mengaku dihubungi Jokowi jadi dewan pengawas pada malam hari. Alasannya menerima tawaran Jokowi lantaran ingin pemerintahan yang bersih.

"Kita akan ingin menegakkan pemerintah yang bersih dengan memperkuat KPK, sebagaimana tanpa pemerintah bersih kita tidak bisa meningkatkan daya saing," kata Syamsuddin.

Sebelumnya Syamsuddin sempat mengkritik munculnya dewan pengawas. Tetapi kali ini dia yakin dengan adanya format dewan pengawas bentukan Presiden Joko Widodo akan lebih baik.

"Saya pikir ini peluang bagus Presiden Jokowi untuk menunjukkan komitmennya dalam pemberantasan korupsi," kata Syamsuddin.

Walaupun saat UU KPK direvisi, Jokowi tidak bisa menghindar. Sebab semua partai politik mendukung revisi itu.

Albertina: Perintah Negara, Harus Siap!

Albertina Ho menerima permintaan Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut lantaran panggilan negara. Dia siap untuk melakukan tugas sebagai dewan pengawas.

"Ini kan perintah jadi kalau diperintah kan kita sebagai warga negara kita siap," ungkap Albertina.

Harjono: Profesional dan Independen

Mantan Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi Harjono siap menjalankan tugas dari Jokowi untuk menjadi dewan pengawas. Dia akan bekerja dengan profesional dan independen.

"Kita akan profesional dan independen," ungkap Harjono.

Tumpak Panggabean

Tumpak Panggabean juga tampak hadir dan siap dilantik menjadi dewan pengawas KPK. Dia mengaku sudah lama dihubungi pihak Istana untuk diminta menjadi dewan pengawas.

"3 hari yang lalu, tapi dihubungi yang lain (bukan Jokowi)," katanya.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.