LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Akui terima suap, eks Kalapas Sukamiskin minta maaf kepada masyarakat

Mantan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Sukamiskin Wahid Husein mengaku menerima suap dari suami Inneke Koesherawati yang juga terpidana kasus suap proyek satelit monitoring di Bakamla, Fahmi Darmawansyah.

2018-08-07 18:14:30
KPK Tangkap Kalapas Sukamiskin
Advertisement

Mantan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Sukamiskin Wahid Husein mengaku menerima suap dari suami Inneke Koesherawati yang juga terpidana kasus suap proyek satelit monitoring di Bakamla, Fahmi Darmawansyah.

"Saya terima, saya mengaku bahwa saya salah dalam mengelola Lapas (Sukamiskin) ini," ujar Wahid usai pemeriksaan sebagai tersangka di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (7/8).

Wahid meminta maaf kepada Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dan jajarannya lantaran mencoreng nama Kemenkum HAM. "Ya saya dalam pemeriksaan kali ini mohon maaf kepada pimpinan dan masyarakat atas segala kesalahan," kata dia.

Advertisement

Saat disinggung siapa saja narapidana korupsi yang telah menyuap dirinya demi mendapat fasilitas mewah, Wahid tak menjawab.

"Pokoknya saya salah dan saya mengikuti proses hukum. Terima kasih ya," kata dia.

Sebelumnya, KPK mengungkap adanya suap perizinan dan fasilitas mewah di Lapas Sukamiskin dalam operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Kalapas Sukamiskin Wahid Husen.

Advertisement

Dalam operasi itu KPK menemukan ada sel mewah yang memiliki pendingin udara, pemanas air, kulkas hingga toilet duduk. Sel tersebut diketahui dihuni oleh Fahmi Darmawansyah selaku narapidana kasus suap proyek pengadaan satelit monitoring di Badan Keamanan Laut (Bakamla).

Wahid dan Fahmi pun dijadikan tersangka dalam kasus ini bersama dua orang lainnya. Yakni Andri yang merupakan tahanan pendamping Fahmi serta Hendry Saputra selaku orang kepercayaan Wahid.

Wahid diduga menerima suap berupa uang Rp 279.920.000 dan USD 1.400 serta dua mobil jenis Mitsubishi Fortuner dan Mitsubishi Triton Exceed yang kini sudah diamankan KPK.

Reporter: Fachrur Rozie

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
KPK periksa dua tersangka suap Fahmi Darmawansyah dan Andi Rahmat
KPK periksa Kalapas nonaktif Sukamiskin Wahid Husein dan Dudi Jocom
Kasus suap LP mewah di Sukamiskin, eks kalapas dan suami Inneke diperiksa KPK
Kalapas Sukamiskin akan telusuri dugaan kamar palsu Setya Novanto
Usai OTT KPK, 16 pejabat struktural di Lapas Sukamiskin direposisi

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.