LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Akui rawan konflik, Kapolda Aceh tegaskan siap amankan Pilkada

Salah satu indikator kerawanan adalah sejarah Aceh yang identik dengan gerakan-gerakan pemberontakan semisal Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Kapolri Tito Karnavian sudah mengancam bakal mencopot Kapolda yang gagal mengantisipasi terjadinya konflik di wiliyah hukumnya.

2017-01-26 20:14:00
Pilkada Serentak
Advertisement

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebut ada tiga wilayah rawan konflik jelang Pilkada serentak 2017. Tiga wilayah yang disebut Tito di antaranya Jakarta, Aceh dan Papua Barat.

Kapolda Aceh Irjen Rio Septiadi Djambak mengakui jika wilayah hukumnya rawan terjadi konflik. Terlebih, Aceh memiliki sejarah yang identik dengan gerakan-gerakan pemberontakan semisal Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

"Terkait ada kerawanan ya benar, Aceh historisnya kan pasca daerah konflik tentu indikatornya rawan, prediksinya juga rawan," kata Rio di Komplek PTIK, Jakarta, Kamis (26/1).

Advertisement

Kendati begitu, Rio berjanji bekerja keras meminimalisir kericuhan dan konflik saat Pilkada berlangsung. Apalagi Kapolri Tito Karnavian sudah mengancam bakal mencopot Kapolda yang gagal mengantisipasi terjadinya konflik di wilayah hukumnya.

"Tapi mudah-mudahan atas izin Allah dan atas kerja sama kita semua antara penyelenggara Pemilu dapat berjalan dengan aman dan lancar," ujarnya.

Dikatakan Rio, untuk mengawal jalannya Pilkada pihaknya mendapat bantuan pasukan dari Mabes Polri. Total anggota yang disiapkan untuk mengawal Pilkada yakni 1900 personel dari Mabes Polri dan 12.300 dari Polda Aceh.

Advertisement

"Dari Brimob, campuran ada dari Jawa Timur, Sumatera Selatan, daerah lain juga ada," ucap Rio.

Disinggung jenis kerawanan yang bakal terjadi dalam perhelatan demokrasi itu, Rio menjelaskan fokus pengamanan di antaranya terkait intimidasi, money politik serta kericuhan pasca perhitungan suara. Oleh karenanya, jenderal bintang dua ini mengaku sudah menyiapkan beberapa langkah serius untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal tersebut.

"Kita akan melakukan langkah-langkah awal, deteksi dini, kegiatan pre-entif dan preventif, sampai penegakan hukum," tegas Rio.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.