LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Aktivitas Subduksi Lempeng Indo-Australia jadi Pemicu Gempa M 5,3 di Mentawai

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

2023-05-31 10:06:50
Gempa
Advertisement

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkap pemicu gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,3 yang mengguncang wilayah pantai barat laut Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Gempa terjadi pada pukul 07.58 WIB.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan, gempa itu disebabkan aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia. Episenter gempa terletak pada koordinat 0,93 lintang selatan dan 98,57 bujur timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 163 km arah barat laut Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat pada kedalaman 35 km.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia," kata Daryono, Rabu (31/5).

Advertisement

Dia menyebut, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Dampak Gempa Mentawai

BMKG menyebut, gempa bumi ini menimbulkan guncangan di daerah Siberut Barat, Kepulauan Mentawai dengan skala intensitas IV MMI (Modified Mercally Intensity). Artinya bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah.

Advertisement

Gempa juga terasa di daerah Hibala, Nias Selatan, Siberut Utara dengan skala intensitas III - IV MMI.

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan juga menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," kata Daryono, dilansir dari Antara.

Dia menambahkan, hingga pukul 08.10 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

Masyarakat Diminta Waspada Bangunan Retak

Daryono mengimbau kepada masyarakat agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," tuturnya.

Selain itu, dia juga mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

(mdk/tin)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.