LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, 1.294 Warga Jawa Tengah Dievakuasi

Warga yang dievakuasi sebagian besar merupakan kelompok rentan, seperti lanjut usia, anak-anak, balita, ibu hamil, disabilitas dan ibu menyusui.

2020-11-12 12:03:17
Gunung Merapi
Advertisement

Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BNPB mencatat, ada 1.294 warga yang dievakuasi ke beberapa titik di empat kabupaten, yakni Kabupaten Boyolali, Magelang, Klaten dan Sleman.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati merincikan, jumlah warga yang dievakuasi tertinggi adalah Kabupaten Magelang, yaitu sebanyak 835 jiwa. Disusul Sleman 203, Boyolali 133 dan Klaten 123.

"Mereka tersebar di tempat evakuasi sementara (TES) maupun tempat evakuasi akhir (TEA)," kata Raditya dalam keterangan resminya, Kamis, (12/11)

Advertisement

Warga yang dievakuasi sebagian besar merupakan kelompok rentan, seperti lanjut usia, anak-anak, balita, ibu hamil, disabilitas dan ibu menyusui.

Seperti yang diketahui, 1.294 warga sekitar merapi dievakuasi karena aktivitas Gunung Merapi yang semakin meningkat. Sehingga, para warga perlu diamankan untuk meminimalisir risiko yang terjadi akibat erupsi Gunung Merapi.

Oleh sebab itu, Raditya menjamin kebutuhan makan dan minum para warga di tempat penampungan. Sebab, ada sukarelawan yang membantu menyediakan bahan baku makanan. Ada pula juru masak yang memasak makanan di dapur umum maupun mobil dapur lapangan.

Advertisement

"Pos pendukung di tempat penampungan tersedia dan siap untuk memberikan pelayanan, seperti pos kesehatan yang siaga 24 jam," kata dia.

Raditya melanjutkan, seluruh unsur pemerintah desa ikut mengerahkan tenaganya dalam mengevakuasi warga. Baik itu warga desanya sendiri maupun desa lain.

"Ini menjadi bukti kuatnya sister village dalam konteks kebencanaan, warga dari suatu desa membantu warga desa lainnya," tuturnya

Dia mengatakan, pelayanan dari pemerintah desa tidak terlepas dari dukungan BPBD tingkat kabupaten maupun provinsi.

Dalam upaya kesiapsiagaan maupun penanganan darurat, empat pemerintah daerah di tingkat kabupaten tersebut telah menetapkan status keadaan darurat. Baik siaga maupun tanggap darurat.

"Status tersebut akan mempermudah BPBD dalam aksesibilitas sumber daya maupun akuntabilitas dalam penyelenggaraan operasi tanggap darurat," ujar Raditya.

Meskipun begitu, dia mengakui bahwa akan ada tantangan yang tetap dihadapi. Oleh sebab itu, pada masa kesiapsiagaan ini, kata dia, BPBD terus mengevaluasi segala tantangan yang dihadapi, seperti proses evakuasi yang tetap menerapkan protokol kesehatan, jalur evakuasi yang sulit, peralatan komunikasi, dan lain sebagainya.

Baca juga:
BNPB: 1.294 Warga Diungsikan Akibat Peningkatan Aktivitas Gunung Merapi
Suasana Tempat Pengungsian Warga Desa Terdampak Status Gunung Merapi
Kapolda Jateng Cek Kondisi Pengungsi Gunung Merapi di Klaten
Polda DIY Mengerahkan 3.500 Personel untuk Kesiapsiagaan Bencana
Antisipasi Erupsi Merapi, Candi Borobudur Ditutup Terpal

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.