Aktivitas Gunung Agung, Bandara Ngurah Rai Bali ditutup sampai Selasa
Aktivitas Gunung Agung, Bandara Ngurah Rai Bali ditutup sampai Selasa. Otoritas bandara mengeluarkan Notam pukul 05.30 WITA dimana isinya melakukan penghentian operasional terhitung mulai pukul 07.05 WITA Senin (26/11) sampai waktu yang sama di hari esok, Selasa (27/11).
Tingginya intesitas abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Agung membuat Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali terpaksa ditutup, Senin (27/11).
Sejauh ini belum dijelaskan berapa jumlah pesawat yang batal diberangkatkan dan pesawat yang akan tiba di Bali dengam adanya penutupan ini.
Otoritas bandara mengeluarkan Notam pukul 05.30 WITA dimana isinya melakukan penghentian operasional terhitung mulai pukul 07.05 WITA Senin (26/11) sampai waktu yang sama di hari esok, Selasa (27/11).
bandara ngurah rai ditutup ©2017 Merdeka.com/gede nadi jaya
Arie Ahsanurrohim selaku Humas PAP Airport Ngurah Rai membenarkan adanya penutupan di bandara pagi ini, Senin (27/11).
"Ia benar untuk lebih jelasnya langsung ke PAP Ngurah Rai," ungkapnya.
Secara singkat dirinya mengatakan, secara visual debu vulkanik sangat tipis partikelnya di bandara hingga pukul 5.30 WITA. Hal ini yang jadi pertimbangan dihentikan oprasional sementara di bandara.
"Debu vulkanik telah menutup air space di bandara hingga 2 level dan ruang udara juga sudah tertutp debu vulkanik," singkatnya.
Dia belum bisa memastikan berapa pesawat yang terganjal pemberangkatannya maupun yang akan ke Bali. "Sejauh ini masih di data. Belum kita terima laporannya,"tutup Arie.
Baca juga:
5 Penerbangan dialihkan ke Juanda, perjalanan ke Bali dilanjut naik bus
3 Penerbangan rute Yogya-Bali dibatalkan
Dampak Gunung Agung, Lion Air Group batalkan 91 penerbangan dari dan ke Bali
Erupsi Gunung Agung, 2 maskapai batalkan penerbangan Semarang-Denpasar
Dampak Gunung Agung, Kemenhub siagakan bus dan penyeberangan di Bali dan NTB
Banjir lahar dingin Gunung Agung jadi tontonan warga Karangasem
Dampak Gunung Agung, 24 penerbangan di Bandara Juanda dibatalkan