LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Aktivitas Anak Krakatau Tinggi, Pelayaran di Selat Sunda Tak Terganggu

Aktivitas Anak Krakatau Tinggi, Pelayaran di Selat Sunda Tak Terganggu. Ia menambahkan, aktivitas gunung anak Krakatau saat ini juga masih berpotensi Tsunami susulan. Sehingga, masyarakat dilarang keras beraktifitas di sepanjang pantai.

2018-12-25 14:34:27
Krakatau
Advertisement

Aktivitas Gunung Anak Krakatau masih tinggi hingga berstatus waspada. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas radius 2 km dari puncak kawah.

"Saat ini gunung anak krakatau masih melontarkan lava pijar secara terus menerus jadi radius 2 km dari puncak lahar tidak boleh ada aktivitas," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho saat konferensi pers di Kantor BNPB, Jakarta, Selasa (25/12).

Ia menambahkan, aktivitas gunung anak Krakatau saat ini juga masih berpotensi Tsunami susulan. Sehingga, masyarakat dilarang keras beraktifitas di sepanjang pantai.

Advertisement

Kendati intensitas dari aktivitas gunung anak Krakatau masih tinggi, Sutopo mengatakan hal itu tidak mengganggu pelayaran di Selat Sunda. "Tidak mengganggu pelayaran di Selat Sunda," tukasnya.

Sebelumnya hal senada juga dikatakan Kasubid Mitigasi Gunung Api Wilayah Barat Kristianto yang menyebut aktivitas Gunung Anak Krakatau masih tinggi. Hingga kini, status Gunung Anak Krakatau masih level dua, alias Waspada.

"Sampai sekarang aktivitas Gunung Anak Krakatau masih tinggi, karena erupsi masih terjadi, aliran larva, lontaran material pijar, suara dentuman masih ada," ujar dia di Kantor Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Pos Pemantauan Gunung Api Anak Krakatau.

Advertisement

Menurut dia, wajar jika masyarakat masih resah dengan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Jika kondisi sedang sepi, maka suara dentuman kencang dari Gunung Anak Krakatau bisa terdengar hingga puluhan kilo meter.

"Aktivitas seperti ini berlangsung dari bulan Juni. Paling tinggi malah di bulan September dan Oktober dentumannya. Kaca sampai getar," kata dia.

Baca juga:
Enam Tahun Lalu Buku Ini Sudah Prediksi Anak Krakatau Bisa Picu Tsunami Selat Sunda
Aktivitas Anak Krakatau Masih Tinggi, Erupsi dan Lontaran Pijar Terus Terjadi
Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga
Sejarah Munculnya Anak Krakatau, Letusannya Bikin Tsunami Banten
Kisah Letusan Krakatau Disebut-sebut Menginspirasi Lukisan Terkenal Seniman Norwegia
Sejarah Kedahsyatan Letusan Gunung Krakatau dan Tsunami Banten

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.