LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Aktivis kumpulkan 20 ribu tanda tangan dukung pencopotan Budi Waseso

Budi Waseso dianggap banyak melakukan pelanggaran dan membahayakan bagi aktivis antikorupsi.

2015-07-22 13:35:37
Budi Waseso
Advertisement

Koalisi untuk reformasi Polri mendesak Presiden Jokowi segera mencopot Kabareskrim Budi Waseso serta mendorong reformasi di tubuh Polri. Koalisi yang merupakan gabungan dari Ikatan Pemuda Muhammadiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Indonesia Legal Roundtable (ILR), komisi untuk orang hilang dan korban tindak kekerasan (KONTRAS) ini, mengaku telah mendapatkan 20 ribuan lebih tanda tangan mendukung pencopotan Budi Waseso.

Tanda tangan ini dikumpulkan melalui petisi di laman change.org dengan tanda pagar copot Budi Waseso (#copotbuwas). "Melihat perkembangan petisi hingga saat ini ada 16.338 tanda tangan. Ada juga yang diinisiasi tempat lain. Bisa mencapai 20 ribu lebih," ujar Ketua Ikatan Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak di Gedung Pusat Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya No.62 Jakarta Pusat, Rabu (22/7).

Rencananya tanda tangan ini akan segera dikirim langsung kepada Presiden RI, Joko Widodo. "Yang ditandatangani oleh 20 ribu lebih ini akan dikirim langsung ke Istana Presiden untuk segera mencopot Kabareskrim," ujar Dahnil.

Lanjut Dahnil, petisi tersebut dibuat bukan sebagai hasil dari ditetapkannya Buya Syafi'i sebagai tersangka atas kasus nama baik hakim Sarpin. Petisi ini muncul karena banyaknya pelanggaran yang dilakukan Budi Waseso.

Apalagi bagi koalisi reformasi Polri ini Pengangkatan Buwas menjadi teror bagi pegiat antikorupsi dan aktivis. "Ada 49 yang ditersangkakan oleh kepolisian. Jadi ancaman buat pegiat anti korupsi. Seolah pegiat anti korupsi itu diberantas," pungkas Dahnil.

Oleh karena itu, koalisi reformasi Polri meminta kepada presiden untuk segera melakukan reformasi Polri. Dahnil pun mengatakan Budi Waseso telah menjadi masalah bagi institusi Polri.

Baca juga:
Jokowi: Saya tak ingin dengar tersangka jadi ATM penegak hukum
AP II gandeng TNI & Polri perangi taksi gelap Bandara Soekarno Hatta
Gelombang seruan damai sikapi insiden pembakaran musala di Papua
Budi Waseso: Buktikan jika saya kriminalisasi pimpinan KY
Petinggi KY jadi tersangka, JK minta Polri bertugas pakai etika

(mdk/rep)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.