LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Aktivis antikorupsi Bangkalan yang ditembak, kini membaik

Masthur Husairi yang ditembak orang tak dikenal di depan rumahnya sempat dikabarkan meninggal.

2015-01-21 01:02:08
penembakan
Advertisement

Keluarga aktivis anti korupsi di Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Mathur Husairi mengklarifikasi statmen Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang Widjojanto yang mengatakan Sekjen Madura Coruption Watch (MCW) meninggal dunia pasca-ditembak orang tak dikenal Selasa dini hari tadi (20/1).

"Saat ini, Mathur kondisinya sudah membaik. Proyektil di perutnya sudah berhasil diambil. Tubuhnya sudah bisa digerakkan. Tapi masih dirawat intensif di RSUD dr Soetomo Surabaya untuk pemulihan," terang perwakilan MCW, Sukur, mewakili keluarga Mathur.

Dalam berita sebelumnya, Masthur sempat disebut tewas.

http://www.merdeka.com/peristiwa/aktivis-antikorupsi-tewas-tertembak-pernah-laporkan-kasus-korupsi.html

Sukur menegaskan, pernyataan Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto di Jakarta yang memberi statemen kepada wartawan, kalau Mathur meninggal, itu tidak benar. "Jadi itu tidak benar, mohon diklarifikasi. Karena memang kondisi Mathur sudah membaik," tegasnya membantah pernyataan Bambang.

"Gara-gara pernyataan (Bambang Widjojanto) itu, khawatirnya kalau keluarga mendengar bisa shock. Padahal itu tidak benar. Saat ini, saya tegaskan sekali lagi, kondisi Mathur sudah membaik dan sudah bisa bergerak," sambungnya.

Sebelumnya, KPK menyatakan turut berduka cita atas meninggalnya aktivis anti-korupsi, Mathur Husairi yang juga Ketua LSM Centre Demokratis Islamic Studies (Cidei's) di Bangkalan, karena ditembak orang tak dikenal sekitar pukul 02.00 WIB di depan rumahnya di Jalan Teuku Umar.

Mathur mengalami luka tembak di bagian perut sisi kanan, yang kemudian dilarikan oleh pihak keluarga ke rumah sakit di Bangkalan. Karena lukanya kritis, Mathur langsung dirujuk ke RSUD dr Soetomo, Surabaya.

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto mengatakan, Mathur Husairi pernah melaporkan dugaan kasus korupsi. Namun dia tak menjelaskan secara jelas kasus korupsi yang dilaporkan tersebut.

"Mathur Husairi pernah memberikan pengaduan ke KPK, kami sangat prihatin dan mudah-mudahan bukan karena aktivis dia (Mathur Husairi)," kata Bambang di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (20/1).

Bambang mengharapkan Kapolres Bangkalan AKBP Sulistiyono untuk mengusut tuntas kasus penembakan tersebut, agar semua pihak mengetahui apa motif dibalik penyebab meninggalnya aktivis anti-korupsi Mathur Husairi itu.

"Kapolres di Bangkalan sedang mencari tahu dibantu dengan Kapolda Jawa Timur mudah-mudahan dalam waktu tidak terlalu lama bisa mengetahui penyebab saudara Mashtur Husairi meninggal," ujarnya.(mdk/ard)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.