LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Aktivis 98 Berziarah ke Makam Korban Tragedi Trisakti

"Mereka meninggal untuk sebuah tujuan bersama, mereka mengambil peran yang lebih maju daripada kita," kata Adian.

2019-05-12 23:49:29
Aktivis 98
Advertisement

Puluhan aktivis 1998 yang tergabung dalam Rembuk Nasional Aktivis (RNA) 98 memperingati 21 tahun tragedi Trisakti dengan berziarah ke makam empat korban tragedi tersebut di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta. Empat mahasiswa menjadi korban tragedi Trisakti yakni Elang Mulia Lesmana, Hafidin Royan, Hendriawan Sie dan Heri Hartanto.

Sekjen Persatuan Nasional Aktivis 98, Andian Napitupulu mengatakan mereka yang meninggal memberikan peran lebih untuk negara kita.

"Mereka meninggal untuk sebuah tujuan bersama, mereka mengambil peran yang lebih maju daripada kita. Saat itu mereka menjadi korban dari ganasnya negara, yang saat ini kita berjuang untuk alasan apapun Indonesia tidak boleh ke masa lalu," kata Adian di lokasi, Minggu (12/5).

Advertisement

Dia menegaskan, tidak ada alasan Indonesia kembali ke masa-masa seperti orde baru. Di mana segala kebebasan berpendapat dibatasi oleh pemerintah.

"Indonesia untuk alasan apapun tidak boleh balik ke zaman dimana nyawa tidak ada harganya, zaman di mana orang tidak bisa bicara, zaman kebebasan dibelenggu sedemikian rupa," jelas Adian.

Di depan makam keempat korban, dia bertekad tak akan ada lagi darah tumpah seperti dulu lagi.

Advertisement

"Saya berharap membulatkan tekad kita, di dekat makam jenazah kawan-kawan kita, menyampaikan dunia, pada rakyat Indonesia, tidak boleh ada darah lagi di Indonesia yang tumpah untuk kekuasaan untuk mempertahankan kepuasan atau merebut kekuasan," ungkap Adian.

Baca juga:
Doa dan Tabur Bunga Peringati 21 Tahun Tragedi 12 Mei 1998
Prabowo Mengaku Ikut Sarankan Soeharto Mundur dari Jabatan Presiden
Kivlan Zen Ajak Elemen Bangsa Hilangkan Dendam Demi Rekonsiliasi Nasional
Prabowo-Sandi Punya Solusi 'Move On' Selesaikan Kasus HAM Masa Lalu
SBY dan Ani Yudhoyono Merasa Terhina dengan Ucapan Agum Gumelar

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.