LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Aksi Para Tahanan Rutan Makassar Ikut Kegiatan Pramuka

Di rumah tahanan (rutan) ada Pramuka. Anggotanya tentu para warga binaan. Seperti yang terlihat di Rutan Kelas I Makassar, satu-satunya lembaga pemasyarakatan di Sulawesi Selatan yang memfasilitasi para tahanan berkegiatan Pramuka.

2021-03-26 02:03:00
tahanan
Advertisement

Di rumah tahanan (rutan) ada Pramuka. Anggotanya tentu para warga binaan. Seperti yang terlihat di Rutan Kelas I Makassar, satu-satunya lembaga pemasyarakatan di Sulawesi Selatan yang memfasilitasi para tahanan berkegiatan Pramuka.

Setelah lama 'tidur', gerakan Pramuka kembali menggeliat di Rutan ini. Jika sebelumnya hanya dibina oleh petugas Rutan, kini langsung oleh pembina Pramuka setelah menggandeng Kwartir Cabang Makassar.

Sudah setahun terakhir, organisasi kepanduan yang mendidik anggotanya lebih disiplin, cakap bekerja sama, suka menolong, jujur dan mandiri ini berkegiatan di dalam Rutan.

Advertisement

Mendengar sebutan tahanan atau warga binaan Rutan, mungkin yang terpikir adalah orang-orang berperilaku liar atau berperilaku pesimis dan sulit diatur. Namun di hari Kamis (25/3), yang terlihat jauh berbeda. Para tahanan itu terlihat gagah dengan seragam Pramuka.

Mereka begitu disiplin dan cakap saat mempersembahkan ketangkasan baris berbaris tanpa komando atau robotic, serta parade semafor bendera yang memberikan isyarat alfabet usai pelantikan pengurus.

"Ketangkasan baris berbaris ini, anggota Pramuka warga binaan kami ini butuh waktu tiga minggu untuk menguasainya. Adapun parade semafor benderanya butuh waktu satu bulan. Itu semua berhasil dikuasainya karena mereka cukup disiplin, patuh pada arahan," kata kepala Rutan Kelas I Makassar, Sulistyadi.

Advertisement

Dijelaskan, jumlah warga binaan saat ini ada 1.500 orang. Yang disasar untuk aktif di Pramuka adalah para tahanan berusia muda yakni usia 19 hingga 30 tahun dan memiliki minat. Yang ikut Pramuka kini kurang lebih 100 orang. Ada yang berlatar belakang kasus narkoba. Namun lebih banyak kasus pidana umum.

"Di antara mereka lebih banyak yang tidak pernah mengenal Pramuka saat sekolah. Dari hasil evaluasi, terlihat ada perubahan perilaku hasil pembinaan kepribadian melalui Pramuka. Mereka lebih disiplin. Indikatornya, sel hukuman disiplin kini sudah lama kosong artinya tidak ada yang melanggar," tandas Sulistyadi.

Abdul Qadir Jaelani (25), salah satu warga binaan yang turut tampil pada parade semafor. Terkadang lukisan tatonya menyebul di balik lengan seragam coklatnya. Dia berada di Rutan karena masus KDRT terhadap istrinya. Ternyata dia pernah pemimpin Paskibraka saat sekolah.

"Ikut pramuka di sini, mengingatkan masa-masa sekolah dulu. Pernah ditunjuk pimpin Paskibraka saat masih duduk di bangku SMP. Karena terjebak kenakalan remaja, saya ikut tatoan. Masuk di Rutan ini karena kasus KDRT," ujar Abdul.

Baca juga:
Kisah Briptu Ika Wulandari, Polwan Cantik Pemberantas Narkoba Idolanya Para Tahanan
Kronologi Kematian Tahanan Kasus Pencurian HP di Balikpapan
Antar Sabu ke Tahanan, Anggota Polrestabes Medan Diganjar 8,5 Tahun Penjara
12 Napi Positif Covid-19, Lapas dan Rutan di NTT Tidak Terima Tahanan Baru
15 Tahanan Titipan Kasus Korupsi di Rutan Kejati Jatim Terpapar Corona
12 Tahanan di Rutan Kupang Positif Covid-19

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.