LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Aksi menegangkan TNI AU & AL dalam pertempuran jarak dekat

Dari upaya Sukhoi TNI AU loloskan diri dari rudal musuh, hingga TNI AL gelar serbuan laut.

2015-10-05 15:04:00
HUT TNI
Advertisement

TNI menggelar peringatan hari ulang tahun (HUT) yang ke-70 di Dermaga Indah Kiat Cilegon, Provinsi Banten, Senin (5/10). Namun dalam peringatan itu, ada skenario aksi menarik yang menjadi perhatian penonton, yaitu pertempuran udara dan laut.

Dua pesawat Sukhoi TNI AU menjaga wilayah udara. Namun tiba-tiba muncul pesawat musuh yang menggunakan pesawat F-16. Pesawat Sukhoi pun dalam keadaan terancam yang bisa kapan saja ditembak pesawat musuh karena dibuntuti dari belakang.

Sementara pesawat Sukhoi melakukan flares untuk mengecoh rudal musuh. Dua pesawat Sukhoi menjauh satu sama lain untuk memancing pesawat musuh masuk dalam Dogfight atau pertempuran udara jarak dekat.

Ternyata pesawat musuh mengincar pesawat Sukhoi yang berada di sebelah kiri. Sedangkan pesawat Sukhoi lain yang berada di sebelah kiri bermanuver masuk ke belakang pesawat musuh.

Kemudian Sukhoi yang berada di sebelah kiri melakukan manuver High-G Barrel berputar ke atas untuk berpindah ke belakang musuh, sehingga pesawat Sukhoi berhasil mengambil alih keadaan.

Dengan begitu, Sukhoi mengaktifkan sistem senjata dan mengincar musuh yang ada di depannya. Rudal kendali R-73 Archer diluncurkan menghancurkan pesawat musuh.

Selain itu, KRI Pattimura-371 melakukan penembakan 20 butir chaff pada baringan 30 derajat dengan jarak jangkau 2 Km ke arah udara. Penembakan tersebut bertujuan untuk mengalihkan dan membiaskan sinyal rudal lawan yang akan menuju target, sehingga kapal-kapal perang dapat melakukan penghindaran bahkan rudal lawan bisa meledak di udara.

Sementara dalam formasi taktis single line of bearing, KRI Sultan Thaha Syaifuddin-376 melakukan tembakan 100 butir amunisi dari meriam seven barrel. Menyusul di belakang, KRI Silas Papare-386 yang melakukan tembakan meriam ke udara.

Kemudian KRI Clurit dan KRI Kujang menembakan meriam six barrel ke sasaran lawan. Terdengar isyarat taktis yang dikumandangkan perubahan haluan secara bersama-sama menuju target sasaran.

Baca juga:
Pembangunan 45 rumah veteran di Aceh habiskan dana Rp 1,8 miliar
Antusiasme warga naik kendaraan kelas berat TNI
Prabowo: TNI berasal dari rakyat, tak boleh sakiti rakyat!
Aksi TNI AL unjuk kemampuan infiltrasi serangan musuh di laut
Aksi prajurit selamatkan awak kapal selam dalam peringatan HUT TNI

(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.