LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Aksi mahasiswa Papua di rumah wapres ricuh

Puluhan mahasiswa yang berupaya mendatangi rumah Wapres dihadang dan mendapatkan perlawanan dari petugas.

2012-06-26 21:44:23
Penembakan Papua
Advertisement

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Mahasiswa Papua Yogyakarta (FKMPY) menggelar aksi di sekitar rumah Boediono. Aksi di Terminal Condong Catur, Depok, Sleman, sore tadi diwarnai kericuhan.

Puluhan mahasiswa yang berupaya mendatangi rumah Wapres dihadang dan mendapatkan perlawanan dari petugas Polres Sleman dan TNI. Akibatnya, aksi diwarnai aksi saling dorong antara aparat kepolisian, TNI dan mahasiswa.

Awalnya puluhan mahasiswa ini menggelar orasi di sekitar Terminal Condong Catur yang berjarak sekitar 300 meter dari rumah pribadi Wapres Boediono. Dalam orasinya, puluhan mahasiswa ini menuntut supaya permasalahan di Papua berupa aksi teror dan penembakan beberapa warga sipil untuk diusut dan diselidiki secara tuntas.

Selain itu, puluhan mahasiswa ini menilai pemerintahan Soesilo Bambang Yudhoyono(SBY) dan Boediono secara sengaja membiarkan kekacauan tetap berlanjut dan terjadi di Papua.

"Pemerintah harus mengusut tuntas tragedi penembakan dan konflik di Papua secara cepat. Sebab, sampai saat ini pemerintah terkesan hanya diam saja dengan kejadian-kejadian penembakan serta penganiayaan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab di Papua," teriak salah satu peserta aksi dalam orasinya.

Usai orasi, puluhan mahasiswa yang berupaya mendatangi rumah Wapres Boediono langsung dihadang barikade polisi dan TNI. Akibatnya, aksi saling dorong tidak terelakkan.

Aksi saling dorong itu usai setelah Komandan Kodim Sleman Letkol Inf Satriyo melakukan negosiasi dengan mahasiswa dan meminta supaya mahasiswa untuk membubarkan diri. Selain itu, petugas aparat kepolisian beserta TNI menjelaskan bahwa tidak mengizinkan puluhan mahasiswa Papua untuk memasuki wilayah pribadi Wapres Boediono sebab sudah melanggar aturan hukum.

"Kita harus menghormati wilayah pribadi Wapres. Kalau mau orasi dan menyampaikan aspirasi disini saja," pungkas Satriyo.

Kepulangan Wapres Boediono ke rumah pribadinya sendiri usai melakukan kunjungannya ke Makasar. Sebab dijadwalkan Rabu (27/6) besok Wapres akan membuka acara 'Konvensi Nasional Akuntansi (KNA) VII Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) di Sheraton Mustika Hotel Yogyakarta.

Wapres akan menjadi keynote speaker dengan materi berjudul 'Tranformasi Good Governance dari Kepatuhan Menjadi Budaya'. Boediono dalam acara akan didampingi ketua DPN IAI Prof Mardiasmo dan Gubernur DIY Sri Sultan HB X.  Wapres juga menjadi saksi peluncuran atribut kartu anggota IAI sebagai identitas profesionalisme akuntan Indonesia.(mdk/ian)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.